Siregar, Maisaroh (2026) Hak dan kewajiban suami istri dalam tafsir al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Abstrak)
cover-abstrak.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I me.pdf - Published Version Download (626kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab 3 me.pdf - Published Version Download (512kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
bab 5 me.pdf - Published Version Download (481kB) |
|
|
Text (Full Text)
Maisaroh Siregar, full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri dalam kehidupan rumah tangga sebagai upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dalam realitas kehidupan modern, masih banyak ditemukan ketidakseimbangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri yang berujung pada konflik rumah tangga hingga perceraian. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas hak dan kewajiban suami istri berdasarkan penafsiran ulama yang otoritatif, salah satunya Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep hak dan kewajiban suami istri dalam tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili dengan menitikberatkan pada aspek nafkah, pendidikan keluarga, dan kepemimpinan dalam rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) menggunakan metode tafsir maudhu’i. Sumber data primer penelitian ini adalah Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili dengan fokus pada QS. Al-Baqarah ayat 228 dan 233, QS. At-Thalaq ayat 6-7, QS. An-Nisa ayat 34, QS. At-Tahrim ayat 6. Teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis (analisis isi) melalui proses pengumpulan, klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan terhadap data yang berkaitan dengan hak dan kewajiban suami istri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Wahbah az-Zuhaili, hak dan kewajiban suami istri dibangun atas prinsip keseimbangan, keadilan, dan saling melengkapi, dalam aspek nafkah, suami berkewajiban memberikan nafkah lahir dan batin sesuai kemampuan, sedangkan istri berkewajiban menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dalam aspek pendidikan, suami dan istri memiliki tanggung jawab bersama dalam membimbing serta mendidik anggota keluarga berdasarkan nilai-nilai Islam. Adapun dalam aspek kepemimpinan, suami berperan sebagai pemimpin keluarga yang bertanggung jawab memberikan perlindungan, pengarahan, dan pengelolaan rumah tangga, sementara istri berkewajiban mendukung kepemimpinan tersebut selama tidak bertentangan dengan syariat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep hak dan kewajiban suami istri menurut Wahbah az-Zuhaili bertujuan mewujudkan keharmonisan, ketentraman, dan kesejahteraan keluarga sesuai tuttunan Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak dan Kewajiban, Suami istri, Tafsir Al-Munir, Wahbah az-Zuhaili. |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 07:50 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 07:50 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
