Penolakan Itsbat Nikah oleh Hakim Pengadilan Agama Lubuk Sikaping Perspektif Maqasid Syariah (Studi Putusan Nomor 26/Pdt.P/2025/PA.Lbs.)

Reski, Desri Yulisma (2026) Penolakan Itsbat Nikah oleh Hakim Pengadilan Agama Lubuk Sikaping Perspektif Maqasid Syariah (Studi Putusan Nomor 26/Pdt.P/2025/PA.Lbs.). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover-daftar isi)
File Cover-Daftar isi Desri Yulisma Reski 2213010101.pdf - Published Version

Download (768kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I Desri Yulisma Reski 2213010101.pdf - Published Version

Download (307kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Desri Yulisma Reski 2213010101.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Isi)
BAB V Desri Yulisma Reski 2213010101.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (Full Text)
fulltext Skripsi Desri Yulisma Reski 2213010101.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh penolakan hakim terhadap permohonan itsbat nikah dengan pertimbangan karena pada saat akad istri masih dalam masa iddah pernikahan sebelumnya; sehingga putusan ini berimplikasi terhadap hak-hak berbagai pihak. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menolak permohonan itsbat nikah dan meninjau putusan tersebut berdasarkan perspektif maqasid syariah. Penelitan ini berfokus kepada perlindungan terhadap lima unsur pokok maqasid syariah yaitu: hifz nafs, hifz din, hifz aql, hifz nasl, dan hifz mal. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode library research (penelitian Pustaka) serta memakai jenis penelitian normatif yuridis yaitu pendekatan yang menekankan kajian terhadap norma-norma hukum. Data diperoleh melalui bahan hukum primer berupa putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, kitab fiqh, jurnal serta literatur yang relevan dengan itsbat nikah dan maqasid syari’ah. Teknik analisis data digunakan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan hakim pada putusan ini pada dasarnya sudah sesuai dengan prinsip maqasid syariah. Ditinjau dari perspektif hifz din dan hifz nasl, putusan ini sudah memberikan perlindungan terhadap aturan agama dan kejelasan nasab. Akan tetapi dari pihak istri perspektif hifz nafs, hifz aql, dan hifz din, penolakan itsbat nikah yang dilakukan hakim menimbulkan banyak kerugian karena tidak terpenuhinya hak-hak keperdataan seperti, perlindungan hukum, hak atas harta bersama, dan kepastian status dalam rumah tangga. Oleh karena itu solusi yang dapat dilakukan para pihak adalah melakukan tajdid nikah dengan memenuhi syarat dan rukun agar memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan yg berlaku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Putusan Hakim, Itsbat Nikah, Maqasid Syariah.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 26 Jun 2026 07:58
Last Modified: 26 Jun 2026 07:58
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33474

Actions (login required)

View Item View Item