Pengembangan Model Pelatihan Berbasis Need Assesment untuk Meningkatkan Kompetensi Supervisi Akademik Pengawas Pendidikan Agama Islam di Sumatera Barat

Jamilus, Jamilus (2017) Pengembangan Model Pelatihan Berbasis Need Assesment untuk Meningkatkan Kompetensi Supervisi Akademik Pengawas Pendidikan Agama Islam di Sumatera Barat. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Fulltext)
Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pengawas Pendidikan Agama Islam (selanjutnya disingkat PAI) merupakan unsur sentral dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAI di sekolah. Untuk melaksanakan tugas pokoknya membantu, membina sekaligus mengembangkan profesi guru PAI, maka kompetensi yang penting dikuasai oleh pengawas PAI adalah kompetensi supervisi akademik. Di antara upaya peningkatan kompetensi pengawas yang telah dilakukan oleh lembaga berwenang adalah melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), namun pelatihan tersebut belum berorientasi kepada pengembangan salah satu kompetensi secara spesifik seperti supervisi akademik, dan belum didasarkan atas hasil analisis kebutuhan pengawas PAI di lapangan dan juga hasil analisis kebutuhan dari lembaga penyelenggara pelatihan pengawas PAI. Penelitian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis: pelaksanaan pelatihan bagi pengawas PAI di Sumatera Barat, faktor pendukung dan penghambat pelatihan pengawas PAI, model pelatihan yang sudah dilakukan Balai Diklat Keagamaan untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik pengawas PAI, dan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik pengawas PAI di Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development model Gall and Borg, dimana setiap langkah penelitian berkaitan erat antara satu dengan yang lain. Sumber data penelitian ini adalah pelaksana pelatihan pengawas PAI pada Balai Diklat Keagamaan Padang, Pengawas PAI dan Widyaiswara. Alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman wawancara, observasi, instrumen FGD dan instrumen validasi. Penelitian ini diawali dengan penelitian lapangan sebagai studi pendahuluan untuk memperoleh data tentang kompetensi supervisi akademik pengawas PAI di lapangan serta model pelatihan yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pengawas sebagai dasar untuk pengembangan model. Penelitian ini dilakukan sampai tahap uji konseptual melalui tahapan focus group discussion I dan II serta validasi. Pada setiap tahapannya dilakukan revisi produk sampai didapatkan model akhir. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelatihan bagi pengawas PAI di Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Padang didasarkan atas rancangan yang sudah ditentukan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh pusat. Pelatihan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, namun belum didasarkan kepada analisis kebutuhan peserta pelatihan karena tema dan materi pelatihan sudah ditentukan berdasarkan aturan dan petunjuk dari pusat. Di antara faktor pendukung pelaksanaan pelatihan pengawas PAI oleh Balai Diklat Keagamaan Padang adalah sudah adanya petunjuk tentang perencanaan dan pelaksanaan pelatihan secara lengkap yang mencakup teknis, disain dan evaluasi pelatihan. Di antara faktor penghambat pelatihan pengawas PAI adalah minimnya kemampuan sebagian peserta pelatihan dalam menguasai IT serta alokasi dana pelatihan yang sangat terbatas. Berdasarkan data tersebut dihasilkan sebuah produk model pelatihan yang dapat menjadi acuan bagi peningkatan kompetensi supervisi akademik pengawas PAI di Sumatera Barat yang terdiri atas Buku I, tentang Teknis Pelatihan; Buku II tentang Desain Program Pelatihan dan Buku III tentang Materi Ajar Pelatihan yang dilengkapi dengan multi media CD interaktif. Validasi produk dilakukan oleh 5 (lima) orang pakar yang kompeten, yaitu dari Universitas Negeri Padang, IAIN Imam Bonjol Padang, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Koordinator Pengawas PAI Sumatera Barat. Dari hasil validasi dapat diketahui rata-rata hasil validasi secara umum adalah 80,26 % dengan kategori sangat valid. Dari aspek-aspek yang dinilai didapat rata-rata nilai pada tujuan 80 %, rasional 82,5 %, isi model 81,6 %, karakteristik 80 %, kesesuaian dan bahasa 79,16 % dan bentuk fisik 78,3 %. Hasil validitas model pelatihan berbasis need assesment untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik pengawas PAI di Sumatera Barat dinilai dengan kategori sangat valid.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam, Metode pembelajaran,Need Assesment
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Pendidikan Agama Islam
Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Pendidikan > Guru dan Aktivitas Pembelajaran > Metode Pembelajaran
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam
Depositing User: Zulfitri Zulfitri
Date Deposited: 11 Jun 2026 08:17
Last Modified: 11 Jun 2026 08:17
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33175

Actions (login required)

View Item View Item