NILAI-NILAI TASAWUF PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT PUASA DALAM TAFSIR AL-BAHR AL-MADID FI TAFSIR AL-QUR`AN ALMAJID

JUNITA, JUNITA (2026) NILAI-NILAI TASAWUF PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT PUASA DALAM TAFSIR AL-BAHR AL-MADID FI TAFSIR AL-QUR`AN ALMAJID. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (FULLTEXT)
JUNITA_NIM.2320080017_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
JUNITA_NIM.2320080017_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
JUNITA_NIM.2320080017_BAB I.pdf - Published Version

Download (874kB)
[img] Text (BAB III)
JUNITA_NIM.2320080017_BAB III.pdf - Published Version

Download (620kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
JUNITA_NIM.2320080017_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (670kB)

Abstract

Tesis ini berjudul “Nilai-Nilai Tasawuf Pada Penafsiran Ayat-Ayat Puasa Dalam Tafsir Al-Bahr al-Madid Fi Tafsir Al-Qur`an Al-Majid” disusun oleh Junita, NIM 2320080017, Mahasiswa Program Studi Ilmu AlQur`an dan Tafsir Pascasarjana Uninersitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang pada tahun 2026. Penelitian ini nilai-nilai tasawuf berdasarkan tafsir al-Bahr al-Madid Fi Tafsir al-Bahr al-Madid dengan fokus pada ayat-ayat puasa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena sosial keagamaan menunjukkan bahwa praktik ibadah puasa di tengah masyarakat seringkali tidak berbanding lurus dengan penguatan akhlak dan spiritualitas. Banyak umat Islam masih terjebak dalam pola hidup konsumtif, perilaku hedonistik, dan budaya pencitraan, meskipun mereka rutin menjalankan ibadah puasa. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar: Mengapa puasa tidak selalu membentuk karakter takwa sebagaimana ditegaskan dalam AlQur`an (Qs. Al-Baqarah/2: 183)? Apakah pemahaman tentang puasa selama ini terlalu sempit, hanya pada aspek hukum lahiriah tanpa menginternalisasi dimensi batiniah? Masalah ini belum sepenuhnya dijawab oleh kajian tafsir modern. Puasa seringkali dipahami secara formalistik dan sebatas kewajiban syariat, sehingga nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya kerap terabaikan. Kondisi ini mendorong perlunya mengkaji kembali tafsir corak sufistik menjadi sangat relevan terutama seperti al-Bahr al-Madid fi Tafsir alQur`an al-Majid karya Ibnu ‘Ajibah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research). Penelitian ini merupakan studi kitab tafsir dengan memakai tafsir Al-Bahr Al-Madid Fi Tafsir Al-Qur`an Al-Majid karya Ibnu ‘Ajibah dan pengumpulan ayat-ayat tentang puasa dilakukan dengan langkah-langkah metode maudhu’i. Sumber primer dalam penelitian ini adalah al-Qur`an dan tafsir al-Bahr Al-Madid Fi Tafsir Al-Qur`an Al-Majid. Sedangkan sumber sekunder dalam penelitian ini adalah buku teks, jurnal dan sumber lain yang berkaitan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penafsiran ishari terhadap ayat- ayat puasa dalam tafsir al-Bahr al-madid Fi Tafsir Al-Qur’an al-Majid menekankan pada aspek esoteris di mana puasa berfungsi sebagai sarana penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Ibnu ‘Ajibah menekankan tujuh nilai utama dalam puasa, yaitu Mujahadah terdapat dalam QS. al-Baqarah/2: 183, 196; QS. al-Mujadalah/58: 4; QS. Maryam/19: 26, Taubah pada QS. al-Baqarah/2: 187 dan Qs. An-Nisa’/92, Takwa dalam QS. al-Baqarah/2: 183 dan 187.Tamkin dalam QS. al-Baqarah/2: 184, Yakin pada QS. al-Baqarah/2: 184, Musyahadah dalam QS. al-Baqarah/2: 183 dan 187, dan Ma’rifatullah dalam QS. al-Baqarah/2: 184 dan 187.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Nilai-Nilai Tasawuf, Ayat-Ayat Puasa, Tafsir al-Bahr Al-Madid Fi Tafsir Al-Qur`an Al-Majid
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 05 Mar 2026 04:12
Last Modified: 05 Mar 2026 04:12
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32835

Actions (login required)

View Item View Item