KONTEKSTUALISASI PEMAHAMAN AYAT-AYAT TENTANG KEADILAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MAJEMUK

Hairullah, Hairullah (2026) KONTEKSTUALISASI PEMAHAMAN AYAT-AYAT TENTANG KEADILAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MAJEMUK. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (Bab I)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (598kB)
[img] Text (Bab III)
Bab 3.pdf - Published Version

Download (460kB)
[img] Text (Bab V- Daftar Pustaka)
Bab 5 - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (465kB)
[img] Text (full text)
Full Text..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tesis ini berjudul “KONTEKSTUALISASI PEMAHAMAN AYAT-AYAT TENTANG KEADILAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MAJEMUK”. Tesis ini ditulis oleh Hairullah, NIM: 2420080024, Program Studi Pascasarjana Prodi Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir. Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang 1447 H/ 2026 M. Tesis ini berjumlah 80 halaman. Latar belakang penelitian ini adalah berangkat dari realitas sosial masyarakat Indonesia yang majemuk, nilai keadilan tersebut belum sepenuhnya terimplementasi secara ideal. Berbagai persoalan seperti ketimpangan sosial, diskriminasi, lemahnya penegakan hukum, serta konflik berbasis identitas menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai keadilan Qur‟ani yang normatif dengan praktik kehidupan bermasyarakat. Salah satu faktor yang melatarbelakangi kondisi ini adalah pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur‟an tentang keadilan sosial masih cenderung normatif-tekstual dan belum diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memakai metode studi tematik kitab tafsir. Pendekatan yang digunakan bersifat content analysis. Objek kajian difokuskan pada penafsiran mufassir klasik dan kontemporer terhadap ayat-ayat keadilan sosial, khususnya QS. An-Nisa‟ [4]:58 dan 135, QS. Al-Mā‟idah [5]:8, QS. An-Naḥl [16]:90, QS. Al-Ḥujurāt [49]:9, dan QS. Al Mumtaḥanah [60]:8. Data dianalisis dengan menelusuri, mengklasifikasi, dan mensistematisasi pemikiran para mufassir untuk menemukan relevansi nilai keadilan sosial dengan konteks masyarakat majemuk. Penelitian ini mengungkapkan bahwa keadilan sosial dalam Al-Qur‟an dipahami sebagai prinsip fundamental yang wajib ditegakkan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Mufassir klasik menafsirkan ayat-ayat keadilan dengan penekanan kuat pada aspek normatif, moral, dan hukum.keadilan sosial adalah penafsiran mufassir klasik menekankan keadilan sebagai kewajiban moral dan hukum yang bersifat objektif, amanah, dan tidak diskriminatif. Sementara itu, mufassir kontemporer menafsirkan keadilan sosial dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan aplikatif. Selain mempertahankan makna normatif sebagaimana dirumuskan mufassir klasik, mufassir kontemporer menekankan relevansi penafsiran ayat-ayat keadilan sosial terhadap masyarakat majemuk berupa: a] membangun relasi sosial Muslim dengan non-Muslim, b] menegakkan keadilan tanpa keberpihakan. Perbedaan penekanan antara mufassir klasik dan kontemporer tidak menunjukkan pertentangan makna, melainkan kesinambungan penafsiran agar selaras dengan konteks masyarakat majemuk dan tantangan sosial masa kini. Kata kunci: kontekstualisasi; Keadilan Sosial; Al-Qur‟an; Masyarakat Majemuk.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kontekstualisasi; Keadilan Sosial; Al-Qur‟an; Masyarakat Majemuk.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
U Umum (General) > Pendidikan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 05 Mar 2026 01:57
Last Modified: 05 Mar 2026 01:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32785

Actions (login required)

View Item View Item