Self Esteem, Remaja, Fatherless

Al Mustaqimah, Lusi (2026) Self Esteem, Remaja, Fatherless. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover-daftar isi)
cover-daftar isi skripsi lusi.pdf - Published Version

Download (366kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I skripsi lusi.pdf - Published Version

Download (513kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III skripsi lusi.pdf - Published Version

Download (43kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V-dapus skripsi lusi.pdf - Published Version

Download (151kB)
[img] Text (Full Text)
LUSI AL MUSTAQIMAH_2112020055_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Self-esteem adalah penilaian individu terhadap dirinya sendiri terkait keyakinan akan kemampuan, keberhargaan serta keberhasilannya, yang penting dalam perkembangan remaja karena menjadi dasar dalam pengendalian diri, hubungan sosial, dan pembentukan kepribadian. Fenomena fatherless merupakan kondisi ketidakhadiran ayah secara fisik maupun emosional dalam kehidupan anak yang berpotensi memengaruhi perkembangan psikologis remaja, khususnya self-esteem. Terutama anak yang tidak ada figur ayah, sehingga dapat berdampak pada cara remaja memandang diri, merasa berharga, serta menilai kemampuan dirinya secara negatif. Remaja fatherless cenderung mengalami kesulitan dalam mengontrol emosi, minder, memiliki kepercayaan diri yang rendah, dan cenderung menarik diri dari lingkungan sosial. Namun di Nagari Ulakan Kabupaten Padang Pariaman juga ditemukan remaja yang mengalami fatherless akibat perceraian orang tua, tetapi masih mampu mempertahankan nilai dan perilakunya secara positif seperti melanjutkan sekolah, dan berprestasi, tidak mengabaikan kegiatan ibadah, dan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self-esteem remaja fatherless di Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah delapan orang remaja yang mengalami fatherless akibat perceraian, dan ibu sebagai informan pendukung, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem remaja dalam: (1) Aspek kekuatan (power), sebagian besar remaja menunjukkan kemampuan pengendalian diri yang positif, namun masih ditandai dengan keraguan dalam mengambil keputusan. (2) Aspek keberartian (significance), remaja cenderung positif, tetap merasa diterima, diperhatikan, dan dihargai, berkat dukungan emosional dari ibu dan keluarga terdekat. (3) Aspek kebajikan (virtue), remaja menunjukkan kesadaran dan usaha untuk mematuhi norma sosial dan nilai-nilai agama, meskipun masih memerlukan bimbingan yang berkelanjutan. (4) Aspek kemampuan (competence), sebagian besar remaja masih meragukan potensi diri dan masa depan, namun telah menunjukkan usaha untuk mandiri, bertanggung jawab, dan berusaha optimis untuk mencapai cita-cita.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Self Esteem, Remaja, Fatherless
Subjects: U Umum (General) > Psikologi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 04 Mar 2026 05:00
Last Modified: 24 Jul 2026 03:34
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32651

Actions (login required)

View Item View Item