Desyskan, Zakia (2026) Penerimaan Diri Remaja Fatherless di Kanagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover-daftar isi)
cover-daftar isi skripsi ZD.pdf - Published Version Download (584kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I SKRIPSI KIA.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III SKRIPSI KIA.pdf - Published Version Download (57kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V KIA.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kondisi fatherless pada remaja merupakan keadaan di mana remaja mengalami ketidakhadiran figur ayah akibat perceraian orang tua, yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis dan sosial remaja, khususnya dalam penerimaan diri. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi penelitian, remaja fatherless menunjukkan perbedaan dalam kemampuan membuka diri, mengelola emosi, serta menjalin hubungan sosial. Sebagian remaja mampu beradaptasi dengan kondisi keluarga, sementara sebagian lainnya masih mengalami kesulitan dalam menerima diri secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan diri remaja fatherless di Kanagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok yang ditinjau dari aspek pembukaan diri, kesehatan psikologis, dan kemampuan menerima orang lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah remaja fatherless yang mengalami kondisi keluarga tidak utuh akibat perceraian orang tua, dengan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 4 orang remaja fatherless. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerimaan diri remaja fatherless dilihat dari aspek pembukaan diri menunjukkan bahwa sebagian informan telah mampu membuka diri secara selektif kepada orang-orang yang dipercaya serta membangun kepercayaan secara bertahap, namun masih membatasi diri pada pembahasan yang berkaitan dengan kondisi keluarga, terutama mengenai figur ayah. (2) Penerimaan diri remaja fatherless dilihat dari aspek kesehatan psikologis menunjukkan bahwa sebagian informan telah mampu mengendalikan emosi, memahami kelebihan dan kekurangan diri secara realistis, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial, meskipun dalam situasi tertentu masih muncul perasaan sedih, cemas, atau kurang percaya diri. (3) Penerimaan diri remaja fatherless dilihat dari aspek menerima orang lain menunjukkan bahwa sebagian informan mampu menghargai perbedaan, berempati, serta menjalin hubungan sosial yang baik, namun dalam beberapa kondisi masih membutuhkan dukungan emosional dari orang terdekat untuk menjaga kestabilan perasaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penerimaan Diri, Remaja Fatherless, Bimbingan Konseling islam |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:31 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:31 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32580 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
