Fitri, Sivia Rahma (2026) Gambaran Kepercayaan Diri Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang yang Mengalami Fatherless akibat Perceraian. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Sivia Rahma Fitri. NIM 2112020122. Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 1)
Sivia Rahma Fitri. NIM 2112020122. BAB 1.pdf - Published Version Download (368kB) |
|
|
Text (BAB 3)
Sivia Rahma Fitri. NIM 2112020122. BAB 3.pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (BAB 5-Daftar Pustaka)
Sivia Rahma Fitri. NIM 2112020122. BAB 5-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (417kB) |
|
|
Text (Full Text)
Sivia Rahma Fitri. NIM 2112020122. Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Indonesia menempati peringkat ketiga di dunia dalam kasus fatherless (kehilangan peran ayah), dengan data 20,9% anak-anak tumbuh tanpa kehadiran ayah. Penyebab utamanya ialah meningkatnya kasus perceraian. Anak yang mengalami fatherless karena perceraian cenderung menghadapi dinamika emosional yang lebih kompleks dibandingkan karena faktor lain, terkhusus pada kepercayaan diri yang berpengaruh pada masa dewasa awal yang merupakan masa krusial dalam pembentukan identitas, terlebih ketika mereka berada pada posisi sebagai mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kepercayaan diri mahasiswi yang mengalami kehilangan peran ayah akibat perceraian dari aspek keyakinan terhadap kemampuan diri, optimis, objektif, bertanggung jawab, rasional dan realistis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif analisis deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7 orang yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Teknik analisis data dilakukan melalui 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan : 1) Pada aspek keyakinan terhadap kemampuan diri, mahasiswi fatherless menunjukkan adanya keraguan dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial. 2) Pada aspek optimis, mahasiswi fatherless memiliki harapan terhadap masa depan namun masih disertai kecemasan terhadap kemampuan diri. 3) Pada aspek objektif, mahasiswi fatherless mampu menerima kenyataan hidup dan membedakan antara perasaan dan fakta. 4) Pada aspek tanggung jawab, mahasiswi fatherless menunjukkan kesadaran terhadap kewajiban akademik dan sosial meskipun dalam pengambilan keputusan masih membutuhkan dukungan dari orang lain. 5) Pada aspek rasional dan realistis, mahasiswi fatherless menunjukkan kemampuan berpikir logis serta menerima kenyataan hidup melalui proses penyesuaian diri. Kehilangan peran ayah mempengaruhi perkembangan kepercayaan diri, namun individu tetap memiliki kemampuan adaptasi melalui pengalaman hidup dan dukungan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kepercayaan diri, mahasiswi fatherless, perceraian |
| Subjects: | U Umum (General) > Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 07:48 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 07:48 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
