Tasya, Ayodya Tiara (2026) Analisis Wacana Kritis Terhadap Akun YouTube Buya Yahya Tentang Kasus Kremasi Mualaf Dali Wassink. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan Daftra Isi)
SKRIPSI AYODYA cover-dapus.pdf - Published Version Download (553kB) |
|
|
Text (BAB I)
SKRIPSI AYODYA BAB 1.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (BAB III)
SKRIPSI AYODYA BAB III.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
SKRIPSI AYODYA Bab 5 dan daftar pustaka.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Full Teks)
SKRIPSI AYODYA ful teks fix.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Pada bagian pertama penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi teks wacana keagamaan dalam pernyataan Buya Yahya terkait kasus kremasi mualaf Dali Wassink di akun YouTube Buya Yahya. Kedua menjelaskan praktik wacana dalam penyampaian dan penyebaran pernyataan Buya Yahya terkait kasus kremasi mualaf Dali Wassink di ruang publik digital, termasuk proses produksi, distribusi, dan konsumsi wacana keagamaan di media sosial. Ketiga mengungkap konteks sosial yang membentuk pemaknaan publik terhadap pernyataan Buya Yahya terkait kasus kremasi mualaf Dali Wassink di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis teks. Sumber data primer diperoleh dari video pernyataan Buya Yahya di akun YouTube Al-Bahjah yang membahas kasus kremasi mualaf Dali Wassink, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan dilakukan melalui dokumentasi penelitian, mengunduh, dan menyimpan video Buya Yahya yang membahas kasus kremasi mualaf, transkrip data, mencatat informasi seperti deskripsi video, tanggal unggahan, dan situasi sosial saat video tersebut dirilis. Dianalisis menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dibangun Buya Yahya menekankan prinsip kehati-hatian dalam penetapan status keagamaan, penguatan otoritas keagamaan, serta tanggung jawab kolektif umat Islam dalam pemulasaraan jenazah. Melalui pilihan diksi, struktur kalimat, dan gaya bahasa yang moderat serta humanis, wacana tersebut berfungsi meredam konflik dan menegosiasikan perbedaan pandangan keagamaan di ruang publik digital. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pernyataan tokoh agama di media sosial memiliki peran signifikan dalam membentuk pemahaman, praktik keberagamaan, dan dinamika konflik berbasis agama dalam masyarakat kontemporer. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya dapat mengkaji wacana keagamaan serupa dengan memperluas objek kajian, baik pada tokoh agama lain maupun platform media sosial yang berbeda, serta menggunakan pendekatan analisis yang beragam guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika wacana keagamaan di ruang digital.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Analisis wacana kritis, Buya Yahya, Media sosial, Kremasi Mualaf, YouTube |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama > Praktik Keagamaan Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Sosiologi dan Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 04:30 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 04:30 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32333 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
