PUTRI AULIA, WINDI (2026) INTERNALISASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN TENTANG BIRRUL WẬLIDAIN OLEH ANAK PETANI DI KAMPAR KIRI HULU. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
TESIS Windi COVER-DAFTAR ISI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
TESIS Windi BAB I.pdf Download (644kB) |
|
|
Text (BAB III)
TESIS Windi BAB III.pdf Download (387kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
TESIS Windi BAB V dan Daftar Pustka.pdf Download (396kB) |
|
|
Text (Fulltext)
TESIS Windi Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai-nilai al-Qur'an tentang birrul wậlidain oleh anak petani di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, yang dalam kehidupan kesehariannya menunjukkan kesadaran diri yang semakin kuat terhadap pentingnya nilai birrul wậlidain. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena melemahnya relasi anak dan orang tua di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan mobilitas pendidikan. Nilai birrul wậlidain yang secara normatif sangat ditekankan dalam al-Qur'an, dalam praktiknya mengalami beragam bentuk pemaknaan dan aktualisasi sesuai dengan konteks kehidupan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (penelitian lapangan), serta dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang meliputi proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pendekatan living Qur'an digunakan untuk melihat bagaimana ayat-ayat al-Qur'an tentang birrul wậlidain dipahami, dimaknai, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari anak petani. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap anak petani yang tinggal bersama orang tua maupun yang merantau untuk pendidikan dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai birrul wậlidain pada anak petani di Kampar Kiri Hulu terbentuk melalui interaksi antara konteks keluarga, sosial budaya, ekonomi, pendidikan, dan mobilitas hidup anak yang mendorong tumbuhnya kesadaran diri anak untuk menempatkan bakti kepada orang tua sebagai nilai moral dan religius yang penting dalam hidup mereka. Pemaknaan terhadap birrul wậlidain bersifat variatif dan kontekstual anak yang tinggal bersama orang tua cenderung memaknai bakti dalam bentuk ketaatan dan bantuan langsung, sementara anak yang merantau memaknainya melalui komunikasi, dukungan ekonomi, prestasi, dan menjaga nama baik keluarga. Internalisasi nilai tersebut berdampak pada pembentukan sikap hormat, tanggung jawab, keharmonisan keluarga, serta relasi sosial anak dalam masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai al-Qur'an tentang birrul wậlidain tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi dihidupkan dan diaktualisasikan secara dinamis dalam praktik kehidupan anak petani sesuai dengan konteks sosial mereka.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Birrul wậlidain, Living Qur’an, Konstruksi Sosial, Anak Petani, Kampar Kiri Hulu. |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 01:17 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 01:17 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32331 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
