Huda, Ummul (2026) Hubungan Self Efficacy dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi di UIN Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (633kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (281kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (494kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (264kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi menghadapi berbagai tuntutan yang berkaitan dengan penyusunan tugas akhir, target penyelesaian studi, serta kekhawatiran terhadap masa depan setelah lulus. Kondisi tersebut dapat menimbulkan perasaan cemas, bingung, dan tidak yakin dalam menentukan arah kehidupan yang dikenal sebagai quarter life crisis. Perbedaan cara mahasiswa dalam menghadapi kondisi tersebut diduga berkaitan dengan keyakinan individu terhadap kemampuannya sendiri dalam menyelesaikan tugas yang dsebut sebagai self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa yang menyusun skripsi di UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 739 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dengan jumlah sampel sebanyak 260 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala self efficacy dan skala quarter life crisis yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategeori self efficacy mahasiswa berada pada kategori rendah dengan persentase 70,77% dan kategori quarter life crisis berada pada kategori tinggi dengan persentase 62,69%. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan negatif antara self efficacy dengan quarter life crisis dengan nilai korelasi r = -0,582 dan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis peneltian diterima. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi self efficacy maka semakin rendah quarter life crisis, sebaliknya semakin rendah self efficacy maka semakin tinggi quarter life crisis. Rendahnya self efficacy dalam hal ini diartikan sebagai kurangnya keyakinan mahasiswa terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan skripsi tepat waktu. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa bingung, ragu dan kecemasan sehingga quarter life crisis menjadi tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self Efficacy, Quarter Life Crisis, Mahasiswa, Skripsi |
| Subjects: | Psicology Teology Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:11 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:11 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32242 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
