Nasution, Alwi Tufiq Rahmad (2026) Implementasi syarat bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam pencalonan kepala desa di Kabupaten Mandailing Natal. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
Alwi Taufiq Rahmad Nasution. NIM 2113030128 Cover - Daftar isi.pdf - Published Version Download (548kB) |
|
|
Text (BAB I)
Alwi Taufiq Rahmad Nasution. NIM 2113030128 BAB I.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (BAB III)
Alwi Taufiq Rahmad Nasution. NIM 2113030128 BAB III.pdf - Published Version Download (828kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Alwi Taufiq Rahmad Nasution. NIM 2113030128 BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
Alwi Taufiq Rahmad Nasution. NIM 2113030128 FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketentuan normatif syarat “bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” dalam syarat pencalonan kepala desa yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan, namun dalam praktiknya masih menimbulkan perbedaan penafsiran serta problem bagaimana implementasinya di tingkat sosial dan kelembagaan. Ketentuan tersebut secara yuridis menempatkan kepala desa tidak hanya sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai figur moral dan religius yang diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi syarat “bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” dalam pencalonan kepala desa di Kabupaten Mandailing Natal serta mengkaji pertimbangan masyarakat desa dalam menentukan pilihan politiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap panitia pemilihan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi syarat “bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” belum teroperasionalisasi secara substantif dan objektif dalam mekanisme pencalonan, karena lebih bersifat normatif dan administratif tanpa indikator yang terukur secara konkret. Penilaian terhadap ketakwaan calon kepala desa cenderung diserahkan pada persepsi sosial, citra moral, dan penilaian subjektif masyarakat. Dalam praktiknya, pertimbangan masyarakat desa dalam menentukan pilihan tidak hanya didasarkan pada aspek religiusitas calon, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kedekatan sosial, kekerabatan, pengalaman kepemimpinan, rekam jejak, kemampuan manajerial, serta kapasitas calon dalam mengelola pemerintahan desa. Dengan demikian, syarat ketakwaan berfungsi sebagai legitimasi moral normatif, namun tidak menjadi faktor tunggal dan dominan dalam proses pengambilan keputusan politik masyarakat desa di Kabupaten Mandailing Natal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ketakwaan, pencalonan kepala desa, hukum tata negara, pemilihan kepala desa, Mandailing Natal. |
| Subjects: | U Umum (General) Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Sistem Pemerintahan Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 16:46 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 16:46 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32085 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
