PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI NAGARI BATU BAJANJANG

RAHMADANIL, FADIL (2026) PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI NAGARI BATU BAJANJANG. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
FADIL RAHMADANIL_NIM.2420050005_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (811kB)
[img] Text (BAB I)
FADIL RAHMADANIL_NIM.2420050005_BAB I.pdf - Published Version

Download (475kB)
[img] Text (BAB III)
FADIL RAHMADANIL_NIM.2420050005_BAB III.pdf - Published Version

Download (502kB)
[img] Text (BAB VI-DAFTAR PUSTAKA)
FADIL RAHMADANIL_NIM.2420050005_BAB VI-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (551kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FADIL RAHMADANIL_NIM.2420050005_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Fadil Rahmadanil (2420050005). Penguatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata dalam Pengembangan Ekowisata di Nagari Batu Bajanjang. Tesis. Padang: Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tabek Hilang Lanyek sebagai aktor utama dalam pengembangan ekowisata berbasis komunitas di Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok. Meskipun memiliki lanskap pegunungan, sungai kecil, dan budaya Minangkabau yang kaya, pengembangan ekowisata menghadapi kendala kelembagaan, rendahnya literasi ekowisata, minimnya inovasi, serta ketergantungan pada intervensi eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis Karakteristik Nagari dan Lembaga Penunjang Pengembangan Ekowisata, merancang proses pemberdayaan melalui pendekatan Community-Based Research (CBR), serta merumuskan strategi dan rencana aksi awal untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, literasi ekowisata, dan kemandirian operasional. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan kerangka CBR dipadukan strategi Logical Framework Approach (LFA). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan lima tahapan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan anggota Pokdarwis, unsur nagari, dan mitra teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekowisata dipengaruhi karakteristik historis, geografis, demografis, dan ekologis wilayah, dengan modal sosial, kultural, dan ekologis yang kuat namun belum optimal karena kelembagaan simbolik dan keterbatasan teknis. Pemberdayaan Pokdarwis berlangsung melalui empat tahapan berkelindan: peletakan dasar untuk membangun kesadaran kolektif; perencanaan kolektif yang mengubah komunitas menjadi subjek riset; pengumpulan dan analisis data sebagai ruang pembelajaran sosial; serta aksi atas temuan berupa penataan daya tarik wisata, pengembangan homestay, dan promosi digital partisipatif. Tahap terminasi menunjukkan peningkatan partisipasi, literasi ekologis, kesiapan strategis, dan kemandirian kelembagaan awal. Temuan menegaskan bahwa penguatan kapasitas adalah proses transformasi jangka panjang yang mengintegrasikan modal sosial, kultural, dan ekologis untuk membangun kemandirian individu, organisasi, dan sistem.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Ekowisata, Kelompok Sadar Wisata, Penguatan Kapasitas, Community-Based Research, Nagari Batu Bajanjang
Subjects: U Umum (General)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 01 Mar 2026 00:04
Last Modified: 01 Mar 2026 00:04
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32030

Actions (login required)

View Item View Item