Transformasi Tingkuluak Di Selayo Kabupaten Solok

Zulkifli, Chalisa Humaira (2026) Transformasi Tingkuluak Di Selayo Kabupaten Solok. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (617kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (290kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (349kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (BAB IV - DAFTAR PUSTAKA)
BAB IV - DAFTAR PUSTAKA (2).pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (SKRIPSI FULLTEXT)
Chalisa Humaira Zulkifli 2211020092.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi tingkuluak sebagai salah satu unsur busana adat perempuan Minangkabau di Nagari Selayo, Sumatera Barat. Tingkuluak tidak hanya berfungsi sebagai penutup kepala, tetapi juga memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan nilai adat, kehormatan perempuan, dan identitas budaya Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk perubahan tingkuluak di Selayo, faktor-faktor yang memengaruhi transformasinya, serta dampak perubahan tersebut terhadap makna simbolik dan nilai adat yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan penulisan historiografi. Sumber penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, bundo kanduang, dan generasi muda, serta didukung oleh studi pustaka dari buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi tingkuluak di Selayo terjadi pada aspek bentuk, bahan, dan cara pemakaian yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal berupa perubahan pola pikir generasi muda dan kebutuhan praktis, serta faktor eksternal seperti modernisasi, media sosial, dan pengaruh industri busana. Meskipun transformasi ini memperluas fungsi tingkuluak dalam ruang publik, perubahan tersebut juga berpotensi menggeser makna simbolik dan nilai adat jika tidak disertai dengan pemahaman budaya. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai adat dan adaptasi budaya agar tingkuluak tetap lestari sebagai identitas budaya masyarakat Selayo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tingkuluak, Transformasi Budaya, Minangkabau, Selayo
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 02 Mar 2026 01:31
Last Modified: 02 Mar 2026 01:31
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31924

Actions (login required)

View Item View Item