Putri, Rani Luthfiyyah (2026) Nilai-Nilai Sosial dalam Film My Name Is Khan. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
rani luthfiyyah putri, 2112010119, cover - daftar isi, tabel, gambar.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf - Published Version Download (411kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf - Published Version Download (385kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
bab 5-daftar pustaka.pdf - Published Version Download (394kB) |
|
|
Text (Fulltext)
rani luthfiyyah putri, 2112010119, full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis representasi nilai-nilai solidaritas sosial dalam film My Name Is Khan menggunakan analisis semiotika Ferdinand de Saussure dan teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kuatnya pesan kemanusiaan dan toleransi dalam film yang relevan dengan realitas sosial masyarakat multikultural. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana tanda-tanda dalam film merepresentasikan solidaritas mekanik dan solidaritas organik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi terhadap adegan-adegan yang mengandung nilai solidaritas sosial. Analisis data menggunakan semiotika Ferdinand De Saussure yang membahas pada hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified), kemudian diinterpretasikan menggunakan perspektif teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film My Name Is Khan merepresentasikan dua bentuk solidaritas sosial. Pertama, solidaritas mekanik yang ditandai oleh kesamaan nilai agama, identitas kelompok, dan kesadaran kolektif, seperti pada adegan doa bersama, komunitas Muslim pasca 11 September, serta penanaman nilai moral oleh ibu Rizvan. Kedua, solidaritas organik yang ditunjukkan melalui pembagian kerja dan ketergantungan sosial, seperti aktivitas Rizvan dalam dunia kerja, kerja sama kemanusiaan lintas agama saat bencana, serta hubungan pasien dengan tenaga medis. Secara semiotik, makna solidaritas dibangun melalui dialog, ekspresi tokoh, gestur, dan setting sosial yang saling memperkuat. Film My Name Is Khan secara kuat merepresentasikan nilai solidaritas sosial baik dalam bentuk mekanik maupun organik, serta menegaskan bahwa kemanusiaan dan empati merupakan fondasi utama dalam kehidupan masyarakat modern yang plural. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kajian komunikasi, sosiologi, dan analisis film berbasis semiotika.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | solidaritas sosial, semiotika, Ferdinand de Saussure, Émile Durkheim, nilai sosial, film. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 700 Kesenian, Rekreasi, dan Ilmu Berkaitan > 791 Pertunjukan Umum > 791.43 Film |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 01:06 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 01:06 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31899 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
