Putri, Rati Afriani (2026) Tanggung jawab pelaku usaha dalam peredaran skincare perspektif hukum ekonomi syariah (Studi kasus Brand Booster Up Skincare). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
RATI AFRIANI PUTRI. NIM 2213040123. COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
RATI AFRIANI PUTRI. NIM 2213040123. BAB 1.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text (BAB 3)
RATI AFRIANI PUTRI. NIM 2213040123. BAB 3.pdf - Published Version Download (424kB) |
|
|
Text (BAB 5)
RATI AFRIANI PUTRI. NIM 2213040123. BAB 5.pdf - Published Version Download (288kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
RATI AFRIANI PUTRI. NIM 2213040123. FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan keluarnya surat edaran dari BPOM yang mencantumkan produk Dazzling Lumina Night Cream dari Brand Booster Up Skincare sebagai kosmetik yang mengandung bahan berbahaya berupa Hidroquinon dan juga tidak memiliki izin edar. Kasus ini menimbulkan permasalahan dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, karena telah melanggar prinsip-prinsip, dan tidak melakukan tanggung jawab sesuai perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Pertanyaan penelitian skripsi ini: Pertama, bagaimana bentuk tanggung jawab sosial yang dilakukan pelaku usaha Brand Booster Up Skincare? Kedua, bagaimana implementasi prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah oleh Pelaku usaha Brand Booster Up Skincare?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research dengan pendekatan deduktif dan induktif. Teknik pengumpulan data melalui penelaahan dokumen, buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber tertulis lain bentuk cetak maupun elektronik, yaitu berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, tanggung jawab yang dilakukan oleh pelaku usaha Brand Booster Up Skincare dengan menarik semua produk yang bermasalah dari pasaran ke pusat dimusnahkan dengan cara dibakar di kantor BPOM. Tanggung jawab yang dilakukan oleh pelaku usaha tidak sepenuhnya menurut perspektif hukum ekonomi syariah, karena tanggung jawab hanya sebatas pada aspek ekonomi saja tanpa adanya pertanggungjawaban lebih lanjut pada konsumen yang telah terlanjur menggunakan produk tersebut. Kedua penerapan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah oleh pelaku usaha Booster Up belum sepenuhnya menerapkan prinsip tersebut. Prinsip yang terpenuhi hanya seperti tidak menimbun barang dan monopoli, secara keseluruhan besar prinsip keadilan, kejujuran, pertanggungjawaban, kepedulian sosial, Ta’awun, kebebasan, Al-ihsan, dan Al-kifayah belum terlaksana dengan baik. implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kesadaran pelaku usaha untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan bisnisnya agar tercipta praktik ekonomi yang beretika, dan berkeadilan. Kata Kunci: Tanggung jawab pelaku usaha, Hukum Ekonomi Syariah, Booster Up Skincare, BPOM
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanggung jawab pelaku usaha, Hukum Ekonomi Syariah, Booster Up Skincare, BPOM |
| Subjects: | U Umum (General) Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 12:34 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 12:34 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31815 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
