Safitri, Hafizha Maulida Endri (2026) Ketahanan Rumah Tangga Pasangan Suami Istri yang Mengalami Toxic Relationship di Desa Lubuk Ambacang Kabupaten Kuantan Singingi. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Tabel)
Cover-Daftar Tabel-1.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab 1.pdf - Published Version Download (790kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf - Published Version Download (632kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
Bab 5- Dapus.pdf - Published Version Download (571kB) |
|
|
Text (Full Text)
Hafizha Maulida Endri Safitri Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pasangan suami istri di Desa Lubuk Ambacang Kabupaten Kuantan Singingi yang masih memilih untuk bertahan dalam rumah tangga yang mengalami toxic relationship (hubungan yang beracun) yang akan menyebabkan banyak dampak ketika terus dipertahankan, sehingga kasus tersebut menarik perhatian peneliti untuk meneliti lebih lanjut mengenai bagaimana ketahanan rumah tangga pasangan suami istri yang mengalami toxic relationship di Desa Lubuk Ambacang Kabupaten Kuantan Singingi. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengungkap: Pertama, bentuk dan faktor penyebab toxic relationship pada pasangan suami istri di Desa Lubuk Ambacang, kedua, faktor yang membuat mereka tetap mempertahankan rumah tangga dan dampak dari toxic relationship terhadap psikologis, emosional dan dinamika rumah tangga, serta tinjauan hukum keluarga terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan data primer melalui wawancara dan data sekunder dari literatur, dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic relationship yang terjadi meliputi kekerasan fisik, verbal, dan ekonomi. Faktor penyebabnya antara lain masalah anak, ekonomi, perselingkuhan, dan campur tangan keluarga. Adapun alasan pasangan tetap mempertahankan rumah tangga adalah faktor anak, ekonomi, dan trauma masa lalu. Dampaknya berupa tekanan psikologis, emosional, dan fisik yang menghilangkan keharmonisan keluarga. Dari perspektif hukum perkawinan Islam, fenomena ini termasuk kategori nusyuz suami karena adanya pelanggaran kewajiban pernikahan. Upaya yang dilakukan oleh istri untuk mempertahankan rumah tangga adalah dengan cara berdamai dengan sendiri, pasrah, dan berharap perubahan, hal ini belum sesuai dengan konteks islah menurut syariat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketahanan Keluarga, Toxic Relationship |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 306.87 Hubungan dalam Keluarga Tajuk Subjek > 600 Teknologi, Ilmu Terapan > 650 Manajemen Rumah Tangga |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 01:09 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 01:09 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31410 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
