TRADISI NGENDAM GDOIN DI DESA HIANG TINGGI

Rizal, M. (2025) TRADISI NGENDAM GDOIN DI DESA HIANG TINGGI. Skripsi thesis, UIN Imam Banjol Padang.

[img] Text (cover- daftar isi)
M. Rizal. 2111020040. COVER- DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (708kB)
[img] Text (bab I)
M Rizal. 2111020040. BAB I.pdf - Published Version

Download (548kB)
[img] Text (bab III)
M Rizal. 2111020040. BAB III.pdf - Published Version

Download (415kB)
[img] Text (bab V- daftar pustaka)
M Rizal. 2111020040. BAB V- DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (487kB)
[img] Text (full text)
M. Rizal. 2111020040. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Tradisi Ngendam Gdoin di Hiang Tinggi, yang ditulis oleh M Rizal Bp.2111020040 Prodi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana sejarah tradisi Ngendam Gdoin, bagaimana pelaksanaan tradisi Ngendam Gdoin, serta apa fungsi dan makna Ngendam Gdoin di Hiang tinggi, Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan sejarah tradisi Ngendam Gdoin, dan pelaksanaan tradisi Ngendam Gdoin, serta fungsi dan makna yang terkandung dalam tradisi Ngendam Gdoin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, Mulai dari pengumpulan sumber, kritik sumber, analisis sumber dan penulisan. sumber tertulis diperoleh melalui studi kepustakaan sedangkan Studi lapangan diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat. Hasil peniltiam menunjukan bahwa Tradisi Ngendam Gdoin ini memiliki fungsi dan makna, yaitu fungsi religius-spiritual dari tradisi Ngendam Gdoin adalah sebagai wujud pengabdian dan permohonan masyarakat desa Hiang Tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa, khususnya agar diberikan keberkahan berupa turunnya hujan ketika desa sedang dilanda musim kemarau yang panjang. Fungsi sosial dalam aspek sosial kehidupan masyarakat, yaitu menjadi momen dalam membangun dan mempererat tali silaturahmi serta interaksi sosial masyarakat, fungsi budaya dan pelestarian warisan leluhur berfungsi pula sebagai sarana pelestarian budaya dan transmisi nilai-nilai adat kepada generasi muda. Dengan melibatkan anak-anak muda dalam kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjaga keberlangsungan adat, tetapi juga mentransformasikan nilai-nilai tersebut agar tetap relevan di perkembangan zaman, fungsi hukum adat dan legitimasi sosial juga memiliki fungsi dalam mengukuhkan peran dan struktur dalam sistem hukum adat. Makna Tradisi Ngendam Gdoin itu mempunyai makna baik dari segi perlengkapan dan pelaksanaanya, makna yang paling mendalam dari pelaksanaan tradisi Ngendam Gdoin adalah terjalinnya dan terjaganya hubungan silaturahmi yang erat antara para pemangku adat dengan masyarakat adat, serta sebaliknya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata interaksi sosial dan spiritual antara lapisan masyarakat dan tokoh adat di dalam desa Hiang tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tradisi, Ngendam Gdoin, Fungsi, Makna.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 22 Sep 2025 07:54
Last Modified: 22 Sep 2025 07:54
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31023

Actions (login required)

View Item View Item