Yunita, Mira Yunita (2025) Ibadah Remaja Pasca Perceraian Orangtua Di Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung (Tinjauan Konseling Keluarga). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar Isi)
Mira yunita. NIM 1912020069. Cover-Daftar isi.pdf - Published Version Download (976kB) |
|
|
Text (BAB I)
Mira Yunita NIM 1912020069. BAB 1.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (BAB III)
Mira Yunita NIM 1912020069. BAB III.pdf - Published Version Download (54kB) |
|
|
Text (BAB V)
Mira Yunita NIM 1912020069. BAB V.pdf - Published Version Download (105kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Mira yunita NIM. 1912020069. Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perceraian orang tua adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapa pun, bahkan anak pun tidak ingin melihat orang tuanya bercerai. Namun, dalam beberapa kasus, perceraian menjadi pilihan terakhir agar pasangan suami istri tidak terus-menerus saling menyakiti, dan akhirnya keputusan tersebut diambil. Dampak perceraian tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi anak-anak sering kali menjadi pihak yang paling terdampak oleh perpisahan orang tua mereka. Terlebih jika yang mengalami perpisahan adalah anak yang sedang memasuki usia remaja, hal ini dapat memberikan dampak emosional yang mendalam bagi mereka. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang sangat membutuhkan kehadiran dan bimbingan kedua orang tua, karena merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada tahap ini, remaja belum sepenuhnya menjadi orang dewasa, tetapi juga tidak lagi dianggap sebagai anak-anak, sehingga bimbingan dan arahan dari orang tua sangat diperlukan. Ketika orang tua bercerai, dampaknya tidak hanya terbatas pada perubahan psikologis dan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi aspek ibadah remaja secara signifikan. .Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggambarkan kondisi ibadah remaja setelah terjadinya perceraian orang tua, khususnya dalam pelaksanaan shalat dan membaca al-Qur'an remaja di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif dan dilakukan melalui penelitian lapangan (field research). Informan penelitian ini adalah remaja yang usia SMP-SMA yang merupakan dari keluarga yang bercerai. Teknik pengambilan informan dengan jumlah sebanyak 8 informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa perceraian berdampak pada aktivitas ibadah remaja, termasuk pengurangan partisipasi mereka dalam kegiatan keagamaan, perubahan pandangan terhadap Tuhan, kecenderungan untuk menutup diri, dan sikap pasif dalam beribadah. Selain itu, perceraian juga memicu perasaan kehilangan, stres, serta melemahnya semangat untuk mencari makna dan tujuan hidup. Penelitian ini menemukan dua hal utama terkait dampak perceraian terhadap ibadah remaja: pertama, perceraian menyebabkan 5 remaja mengalami penurunan terhadap aktivitas ibadah, di mana remaja merasa bahwa Allah SWT tidak mampu menolong mereka. Kedua, 2 informan berpendapat bahwa perceraian juga dapat meningkatkan aktivitas ibadah remaja, dengan keyakinan bahwa Allah SWT sedang menguji mereka untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perceraian, Remaja, Orangtua |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi > Ketakutan, Kegelisahan, Kecemasan Tajuk Subjek > Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 09 Sep 2025 15:55 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 04:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30835 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
