Oktavia, Dilla (2025) Berebut Makna Hadis di Media (Studi terhadap Hadis Berhias pada Website NU Online dan Muslim.or.id). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Dilla Oktavia. NIM 2115060034. COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Dilla Oktavia. NIM 2115060035. BAB 1.pdf - Published Version Download (553kB) |
|
|
Text (BAB III)
Dilla Oktavia. NIM 2115060034. BAB 3.pdf - Published Version Download (521kB) |
|
|
Text (BAB V)
Dilla Oktavia. NIM 2115060034. BAB 5.pdf - Published Version Download (379kB) |
|
|
Text (Full Text)
Dilla Oktavia. NIM 2115060034. Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Hadis sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an perlu dipahami tidak hanya secara tekstual, tetapi juga kontekstual sesuai dengan ruang dan waktu kemunculannya. Perbedaan pemahaman pun tak terelakkan, terutama dalam isu-isu sosial seperti berhias bagi perempuan yang melibatkan pertimbangan budaya, nilai, dan pendekatan metodologis yang beragam. Hal ini terlihat jelas dalam perbedaan pemahaman hadis pada situs keislaman seperti NU Online dan Muslim.or.id, yang masing-masing merepresentasikan corak pemikiran keagamaan yang berbeda dalam membaca teks hadis dan konteksnya. Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan library research (kepustakaan). Peneliti menggunakan analisis komunikasi yang dikembangkan oleh Harold S.Lasswell untuk mengkaji struktur pesan yang disampaikan masing-masing situs. Untuk menganalisis kontestasi antara dua website, penulis menggunakan teori kontestasi Pierre Bourdieu yang menitikberatkan pada dinamika perebutan otoritas simbolik dalam suatu medan (field). Dalam konteks ini, medan yang dimaksud adalah ruang digital keislaman, di mana NU Online dan Muslim.or.id hadir sebagai agen-agen dakwah yang saling memperebutkan legitimasi makna atas hadis, termasuk dalam isu berhias. Dalam menganalisa pemahaman hadis pada setiap website, peneliti menggunakan metode Ma’anil al-hadits. Hasil penelitian pada penelitian ini ialah, bahwa Kedua website, NU Online dan Muslim.or.id, sama-sama membahas lima isu utama berhias penggunaan parfum bagi wanita, mencukur alis, memakai perhiasan, celak, dan operasi plastik namun dengan pendekatan yang berbeda. NU Online menekankan aspek sosial, kesehatan, dan budaya lokal dengan metode kontekstual yang mempertimbangkan asbabul wurud, niat, dan tujuan syariat. Sebaliknya, Muslim.or.id menggunakan pendekatan tekstual dengan penafsiran literal, merujuk pada ulama salaf, dan sedikit memperhatikan konteks sosial. Kontestasi antara keduanya muncul karena perbedaan manhaj, latar belakang penulis, dan orientasi dakwah di mana NU Online mewakili corak moderat-inklusif khas Nahdlatul Ulama, sedangkan Muslim.or.id berpaham salafi tekstual-konservatif sehingga menjadikan media daring sebagai arena perebutan otoritas tafsir hadis di ruang publik Muslim Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | NU Online, Muslim.or.id, Kontestasi,Teori Pierre Bourdieu. |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Kumpulan Hadits lainnya Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 08 Sep 2025 01:05 |
| Last Modified: | 08 Sep 2025 01:05 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
