Putri, Rayumi Ibnu (2025) Psychological Well-Being Remaja Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Kinali. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
cover-daftar isi YUMI.pdf - Published Version Download (454kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I YUMI.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III YUMI.pdf - Published Version Download (53kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V YUMI.pdf - Published Version Download (48kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
YUMI_SKRIPSI_1[1].pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji permasalahan terkait kondisi psychological well-being remaja pasca perceraian orang tua di Kecamatan Kinali. Fenomena perceraian orang tua menjadi persoalan penting karena dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja, termasuk kemampuan mereka dalam mengelola lingkungan dan mengembangkan potensi diri. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana remaja menyesuaikan diri dan menghadapi tantangan emosional, sosial, dan pribadi setelah perceraian orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi psychological well-being remaja pasca perceraian orang tua, dengan fokus pada aspek penerimaan diri (self-acceptance), hubungan positif dengan orang lain (positive relations with others), otonomi (autonomy), penguasaan lingkungan (environmental mastery), tujuan hidup (purpose in life), pertumbuhan pribadi (personal growth). Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian berjumlah delapan remaja yang orang tuanya bercerai dan salah satu atau kedua orang tua menikah lagi. Teknik penetapan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebagian besar remaja mampu menguasai lingkungan mereka meskipun menghadapi tantangan dalam hubungan sosial, tuntutan sekolah, dan dinamika keluarga baru, 2) Sebagian besar remaja menunjukkan pertumbuhan pribadi dengan menyadari potensi diri, memotivasi diri untuk mencapai tujuan, dan berusaha meningkatkan keterampilan serta kepercayaan diri, meskipun terdapat perasaan kehilangan atau ketidakpastian yang memengaruhi proses perkembangan mereka. Kata kunci: Psychological well-being, Remaja, Perceraian Orang tua.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Psychological well-being, Remaja, Perceraian Orang tua. |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 12:38 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 12:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
