Althof, Muhammad (2025) Efektivitas Peraturan Daerah Kota Payakumbuh No 1 Tahun 2022 Tentang Tertib Jalan dan Angkutan Umum Terhadap Pengatur Lalu Lintas Oleh Pak Ogah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan daftar isi Muhammad Althof 2013030152)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (956kB) |
|
|
Text (Bab 1 Muhammad Althof 2013030152)
BAB I.pdf - Published Version Download (624kB) |
|
|
Text (Bab 3 Muhammad Althof 2013030152)
BAB III.pdf - Published Version Download (525kB) |
|
|
Text (Bab 5 Muhammad Althof 2013030152)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (479kB) |
|
|
Text (Ful text Muhammad Althof 2013030152)
Full Text-1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh terjadinya pengaturan lalu lintas oleh Pak Ogah, sedangkan Perda Kota Payakumbuh Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Tertib Jalan dan Angkutan Umum tidak membolehkan. Pertanyaan penelitiannya adalah pertanma, bagaimana efektivitas hukum dari Perda Kota Payakumbuh No 1 Tahun 2022 dalam menertibkan kegiatan "Pak Ogah", kedua, faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam implementasi serta penegakan Perda ini terhadap "Pak Ogah"?, ketiga, apa saja upaya yang telah dan dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas Perda ini?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Kesimpulannya adalah, pertama efektivitas hukum dari Perda Kota Payakumbuh Nomor 1 Tahun 2022 dalam menertibkan kegiatan Pak Ogah. Aturan ini masih belum efektif di lapangan, hal ini disebabkan oleh lemahnya penegakan dari Satpol PP dan masih adanya kebiasaan masyarakat yang memberi imbalan kepada Pak Ogah. Toleransi masyarakat inilah yang menjadi hambatan utama dalam mewujudkan ketertiban lalu lintas sesuai tujuan perda tersebut. Kedua, faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam implementasi serta penegakan Perda ini terhadap Pak Ogah masih terkendala oleh faktor rendahnya kesadaran hukum masyarakat, anggapan Masyarakat terhadap Pak Ogah sebagai solusi kemacetan, ekonomi, keterbatasan personel, keterbatasan anggaran, serta kurangnya sanksi dan efek jera. Namun yang menjadi faktor pendukung implementasi penegakan perda tersebut, seperti adanya faktor koordinasi antar pihak penegak hukum, operasi rutin dan sosialisasi. Ketiga, Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas perda ini adalah teguran lisan dan pembinaan langsung di tempat, kolaborasi antar penegak hukum, sanksi administrasi dan teguran langsung, serta sanksi berupa denda yang diatur dalam perda. Adapun upaya yang dapat dilakukan Adalah kolaborasi lintas instansi dan peran aktif Masyarakat, melibatkan Pak Ogah dalam program padat karya, serta menjadikan Pak Ogah sebagai pengatur lalu lintas resmi di bawah kewenangan dinas terkait.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan hukum, efektivitas hukum, peraturan hukum. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 09 Sep 2025 06:16 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 06:16 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
