Amri, Fauzan (2025) Terapi Mental Dalam Tafsir Fi Zhilal Al-Qur’an Pada Surah Al-Insyirah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Fauzan Amri_2115050065__Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Fauzan Amri_2115050065_ BAB I.pdf - Published Version Download (487kB) |
|
|
Text (BAB III)
Fauzan Amri_2115050065_BAB III.pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (BAB V- Daftar Pustaka)
Fauzan Amri_2115050065_BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (Full Text)
Fauzan Amri_2115050065_ Full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep terapi mental dalam Surah al-Insyirah berdasarkan Tafsir Fi Zhilal al-Qur’an karya Sayyid Quthb, serta relevansinya dengan teori terapi humanistik Carl Rogers dan penerapannya bagi masyarakat modern. Fokus penelitian ini dibangun dari tiga rumusan masalah utama: (a) bagaimana konsep terapi mental dalam Surah al-Insyirah menurut tafsir Sayyid Quthb; (b) bagaimana penafsiran ayat-ayat tersebut berhubungan dengan teori terapi Carl Rogers; dan (c) bagaimana penerapan nilai-nilai terapi mental dalam Surah al-Insyirah bagi masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan analisis isi terhadap kitab tafsir Fi Zhilal al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Sayyid Quthb, Surah al-Insyirah memberikan terapi mental melalui enam aspek utama: pelapangan dada, keringanan beban, penguatan harga diri, penanaman optimisme, dorongan produktivitas, serta orientasi spiritual. Temuan ini memiliki titik temu dengan teori Carl Rogers dalam aspek unconditional positive regard, congruence, self-esteem, optimisme, dan growth, meskipun keduanya berbeda pada dasar pijakan: Sayyid Quthb menekankan aspek ilahiah, sedangkan Rogers menekankan potensi manusia. Lebih lanjut, nilai-nilai Qur’ani dalam Surah al-Insyirah relevan untuk menjawab problem kesehatan mental masyarakat modern yang ditandai dengan stres, kecemasan, dan krisis makna. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Surah al-Insyirah tidak hanya berfungsi sebagai penghiburan bagi Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai pedoman abadi bagi kesehatan mental umat manusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Mental, Surah al-Insyirah, Fi Zhilal al-Qur’an, Sayyid Quthb |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 05 Sep 2025 08:27 |
| Last Modified: | 05 Sep 2025 08:27 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
