KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN AYAT-AYAT TABARRUJ DALAM PERSPEKTIF ABDULLAH SAEED

Safitri, Ruliani (2025) KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN AYAT-AYAT TABARRUJ DALAM PERSPEKTIF ABDULLAH SAEED. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Full Text)
Full Text Ruliani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (662kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (505kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (523kB)

Abstract

Tesis ini berjudul “KONTEKSTUALISASI PENAFSIRAN AYAT-AYAT TABRRUJ DALAM PERSPEKTIF ABDULLAH SAEED”. Tesis ini ditulis oleh Ruliani Safitri, NIM 2320080023, Program Studi Pascasarjana Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir. Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang 1447 H/ 2025 M. Tesis ini berjumlah 127 halaman. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena tabarruj dalam masyarakat muslim modern menjadi isu yang kompleks, terutama dalam konteks ekspresi identitas, kebebasan berpakaian, dan tuntutan syariat. Ayat-ayat al-Qur’an yang membahas tabarruj, khususnya dalam surah al-Ahzab ayat 33 dan an-Nur ayat 60 sering ditafsirkan secara literal dan normatif tanpa mempertimbangkan konteks sosial budaya yang dinamis. Dalam kerangka kontemporer Abdullah Saeed menawarkan pendekatan tafsir yang menekankan pentingnya konteks historis, sosial, dan budaya dalam memahami ayat al-Qur’an. Pendekatannya memberikan ruang bagi reinterpretasi ayat-ayat yang berkaitan dengan perempuan dan moralitas publik termasuk ayat-ayat tentang tabarruj. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis penafsiran Abdullah Saeed terhadap ayat-ayat tentang tabarruj; (2) mengidentifikasi prinsip metodologis dalam tafsirnya; (3) mengevaluasi relevansi dan kontribusinya terhadap diskursus keislaman modern, khususnya dalam isu ekspresi diri perempuan muslimah; serta (4) mengeksplorasi signifikansi pemikirannya dalam mendorong pemahaman al-Qur’an yang lebih kontekstual dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis), dimana data dikumpulkan melalui telaah literatur terhadap kitab-kitab tafsir klasik dan modern, serta karya-karya Abdullah Saeed. Dilakukan analis aspek linguistic dan historis terhadap kedua ayat diatas yang menjadi fokus utama pembahasan dalam tabarruj. Penelitian ini mengungkap bahwa menafsirkan ayat-ayat tabarruj secara kontekstual dengan menekankan pentingnya memahami makna tekstual, konteks sosial-budaya, dan relevansi aplikatif dalam kehidupan modern. Secara tekstual, tabarruj merujuk pada tindakan menampakkan kecantikan atau perhiasan secara berlebihan di ruang publik, berasal dari akar kata baraaja yang berarti menampakkan diri secara mencolok. Namun, peneliti menemukan bahwa dalam teori Saeed menolak penafsiran literal yang mengurangi tabarruj hanya pada aspek pakaian, karena dapat melahirkan pemahaman yang kaku dan diskriminatif. Dalam konteks sosial-budaya, ayat-ayat ini turun sebagai respons terhadap praktik tabarruj dalam masyarakat Jahiliyah yang mengeksploitasi perempuan, sehingga larangannya merupakan upaya reformasi moral untuk melindungi martabat dan membangun tatanan sosial yang beretika. Bentuk tabarruj bersifat temporal, namun nilai universal seperti kesopanan, keadilan, dan perlindungan dari objektifikasi bersifat abadi. Di era modern larangan tabarruj direlevansikan sebagai kritik terhadap eksploitasi tubuh perempuan dalam media, standar kecantikan yang menekan, dan budaya konsumtif. Dengan demikian, teori Saeed berhasil menghadirkan pemahaman yang seimbang antara kesetiaan pada ayat dan respons terhadap dinamika zaman, menjadikan ayat-ayat tabarruj sebagai sarana pembebasan, bukan pengekangan, bagi perempuan Muslim. Kata Kunci: Kontekstualisasi, Tabarruj, Abdullah Saeed.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kontekstualisasi, Tabarruj, Abdullah Saeed.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 04 Sep 2025 00:26
Last Modified: 04 Sep 2025 00:26
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27513

Actions (login required)

View Item View Item