Saputra, Doni (2025) Studi Ulama Hadis Nusantara: Genealogi Penulisan Kitab Arba‘īn Abad XX. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-daftar isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (826kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-daftar pustaka.pdf - Published Version Download (892kB) |
|
|
Text (fulltext)
DONI SAPUTRA-2320070004-FULL BAB (3).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Fakta sejarah menjelaskan bahwa literatur hadis Nusantara mengalami kebangkitan dan masa keemasan kisaran abad XX dengan lahirnya kitab-kitab berpolakan arba‘īn. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki genealogi keilmuan dari masinng-masing penulis kitab arba‘īn tersebut selain dari itu tulisan ini juga akan mengungkap aspek sistematika dan isu yang dihadirkan didalamnya. Dengan mengunakan metode sejarah dan konten analisis yang memuat tiga tahapan seperti: reduksi, display dan interprestasi untuk proses menganalisis data penulis mengunakan aplikasi ATLAS.ti sebagai pisau analisis. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa terkait proses genealogi sejarah penulisan kitab arba‘īn Nusantara dapat dikategorikan kedalam tiga periode. Periode Pertama: abad XVII-XIX disebut dengan “Fase Awal Kajian”. Periode kedua: abad XIX-XX sebagai “Fase Kebangkitan dan Keemasan” dan Periode Ketiga: abad XX-XXI sebagai “Fase Penyebaran dan Kontemporer Isu”. Dari ketiga periode tersebut fase kebangkitan dan keemasanlah yang menjadi embrio dalam perkembangan kitab arba‘īn dengan sistematika tersendiri seperti: at-Tarmasī dengan mengumpulkan 22 hadis Tṡulāṡiyyāt al-Bukhārī, Hāsyim Asy‘arī membuat hadis untuk landasan beramal warga Nahdatul Ulama (NU) dan al-Fadānī yang mengumpulkan 40 hadis dari 40 kitab dan 40 guru yang berbeda. Dari ketiga kitab ini memiliki pola penulisan yang berbeda dikarenakan mereka memiliki motivasi dan tujuan yang berbeda serta keberpengaruhan seorang guru ikut berperan besar dalam pembuatan kitab arba‘īn mereka. kemudian untuk dinamika yang ditampilkan juga berbeda dari masing-masing kitab seperti at-Tarmasī yang cenderung kepada keutamaan suatu ibadah, Hāsyim Asy‘arī lebih condong kepada nasihat Nabi Muhammad Saw dan al-Fadānī lebih kepada hukum Islam. Perbedaan isu yang diangkat oleh masing-masing penulis dilandasi karena berbedaan motivasi, tujuan serta keadaan sosial-budaya pada masa kitab arba‘īn tersebut dibuat. oleh karena itu, secara garis besar pada abad XX kajian kitab arba‘īn Nusantara mengalami fase kebangkitan dan keemasan dengan lahirnya tiga kitab arba‘īn yang memiliki motivasi, sistematika serta karakteristik yang berbeda sesuai dengan keadaanya
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arba‘īn Nusantara; Genealogi Penulisan; at-Tarmasī; Hāsyim Asy‘arī; al-Fadānī |
| Subjects: | Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Kumpulan Hadits lainnya |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 01:49 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 01:49 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
