Konsep Empat Perjalanan Kerohanian Mullȃ Shadrȃ

Effendi, Rahmat (2019) Konsep Empat Perjalanan Kerohanian Mullȃ Shadrȃ. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover dll)
SKRIPSI REF PENUH-1-10.pdf - Published Version

Download (945kB)
[img] Text (Bab 1)
SKRIPSI REF PENUH-11-25.pdf - Published Version

Download (76kB)
[img] Text (Bab 3)
SKRIPSI REF PENUH-44-56.pdf - Published Version

Download (76kB)
[img] Text (Bab V-dapus)
SKRIPSI REF PENUH-79-85.pdf - Published Version

Download (54kB)
[img] Text (Fulltext)
SKRIPSI REF PENUH.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Persoalan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kaitan antara konsep empat perjalanan kerohanian Mullâ Shadrâ yang terdapat dalam karyanya yaitu al Hikmat al-Muta’âliyat fȋ al-Asfâr al-‘Aqliyyat al-Arba’at dengan filsafat metafisikanya Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, induksi, dan holistika. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah karya dari Mullâ Shadrâ yang berjudul al-Hikmat al Muta’âliyat fȋ al-Asfâr al-‘Aqliyyat al-Arba’at. Penelitian ini juga didukung sumber data sekunder, baik itu karya-karya lain dari Mullâ Shadrâ dan karya-karya orang lain yang membahas pemikiran Mullâ Shadrâ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mullâ Shadrâ mendasarkan pemikiran metafisikanya dengan empat perjalanan kerohanian. Hal inilah yang ditegaskan oleh Shadrâ bahwa asfâr menjadi epistemologinya. Berdasarkan landasan tersebut Shadrâ melalukan sintesis atas berbagai aliran pemikiran yang ada sebelumnya, baik itu teologi, paripatetik, ‘irfâny, isyrâqy, dan diselaraskan dengan semangat syariat Islam (al-Qur’ân dan Hadȋts), serta perkataan Imam Syi’ah. Dalam setiap tingkatan safar dalam asfâr Mullâ Shadrâ tersebut memiliki makna filosofis dan pemikiran metafisika Shadrâ masing-masing sebagai sintesis dari berbagai aliran. Melalui sintesis inilah Shadrâ mencetuskan gagasan filsafat metafisika yaitu ashâlat al-wujûd, tasykȋk al-wujûd, wahdat al-wujûd, dan al-harakat al jauhariyat. Pemikiran Shadrâ ini turut memberi sumbangsih khazanah intelektual Islam, terutama dalam ‘ilm hudhûri atau knowledge by present.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Filsafat Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Maizi Latifa Tifa
Date Deposited: 05 Aug 2025 01:55
Last Modified: 05 Aug 2025 01:55
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26730

Actions (login required)

View Item View Item