Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Sufistik melalui Experiential Learning untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Spiritual

Suharjo, Suharjo (2025) Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Sufistik melalui Experiential Learning untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Spiritual. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

This is the latest version of this item.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
SUHARJO 1. NIM 2220090004.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
SUHARJO 2. NIM 2220090004.pdf - Published Version

Download (410kB)
[img] Text (BAB III)
SUHARJO 3. NIM 2220090004.pdf - Published Version

Download (565kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
SUHARJO 4. NIM 2220090004.pdf - Published Version

Download (560kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text Disertasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Isu sentral penelitian ini adalah rendahnya kecerdasan spiritual seperti: Kurangnya kesadaran spiritual, tidak melaksanakan ibadah secara teratur, tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, tidak memahami nilai-nilai agama Islam dan kecerdasan emosional seperti: Mudah marah atau tersinggung, tidak peduli dengan perasaan orang lain, sulit menerima kritik atau umpan balik serta pembelajaran PAI selama ini hanya cenderung lebih bersifat teoritis-dogmatis dan belum menyentuh ranah cerdas emosional dan spiritual. Pembelajaran PAI berbasis sufistik melalui experiential learning, menjadi salah satu solusi alternatif untuk mengatasi problem tersebut. SMAN 1 Kinali menjadi role model yang akan dijadikan sebagai obyek penelitian untuk memberikan gambaran pembelajaran PAI berbasis sufistik yang didasarkan pada tujuh tingkatan tasawuf melalui experiential learning untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran PAI berbasis sufistik melalui experiential learning dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual di SMAN 1 Kinali, 2) Untuk mendesain pembelajaran PAI berbasis sufistik melalui experiential learning, 3) Untuk menguji validitas, praktikalitas dan evektifitas pengembangan pembelajaran PAI berbasis sufistik Jenis penelitian ini adalah field research menggunakan pendekatan penelitian pengembangan research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D Sivasailam Thiagarajan. Prosedur pengembangan model menggunakan langkah 4D. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini mengumpulkan data dan infomasi melalui: wawancara, observasi, dokumentasi, angket, tes, dan focus group discussion (FGD) Hasil penelitian: (1) Pembelajaran PAI berbasis sufistik baru tercapai pada tingkatan taubat (pertobatan) dengan indikasi adanya perubahan tingkah laku dari kebiasaan negatif menjadi positif (2) Sintak pembelajaran melalui pendekatan experiential learning adalah: Concrete Experience (Pengalaman Nyata), Reflective Observation (Observasi Reflektif), Abstract Conceptualization (Konseptualisasi Abstrak), dan Active Experimentation (Eksperimen Aktif) dapat diaplikasikan pada rumpun materi akhlak, 3) Uji validitas, praktikalitas dan efektifitas menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis sufistik melalui experiential learning baru sampai tingkatan taubat pada kecerdasan spritualnya mendorong kesadaran melakukan perubahan dari kebiasaan negatif menjadi positif Kata Kunci : Pembelajaran, Sufistik, Experiential Learning

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran, Sufistik, Experiential Learning
Subjects: Agama Islam > Tasawuf
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 22 Jul 2025 04:06
Last Modified: 22 Jul 2025 04:06
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26674

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item