Strategi KBIH Arafah Dalam Kegiatan Manasik Haji Untuk Meningkatkan Ibadah Calon Jamaah Haji di Kota Padang

Safitri, Wima (2025) Strategi KBIH Arafah Dalam Kegiatan Manasik Haji Untuk Meningkatkan Ibadah Calon Jamaah Haji di Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi Wima.pdf - Published Version

Download (329kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I Wima.pdf - Published Version

Download (478kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Wima.pdf - Published Version

Download (110kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-Daftar Pustaka Wima.pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text Wima.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi adanya beberapa hal yang menjadi kesenjangan dikarenakan penerapan strategi nya masih belum sesuai dengan yang ada dilapangan. Kesenjangan dan masalah nya adalah masih kurang nya SDM yang memiliki kemampuan (skill) dalam meningkatkan kualitas calon jamaah haji, adanya beberapa pengurus yang kurang aktif dalam memberikan layanan informasi yang lengkap dalam memberikan bimbingan kepada calon jamaah haji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui memilih SDM yang memiliki kemampuan, Membuka layanan Informasi untuk jamaah dan untuk mengetahui bimbingan yang diberikan kepada calon Jemaah haji pada KBIH Arafah Kota Padang. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pengumpulan data menggunakan observasi yang dilakukan oleh peneliti di lapangan, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini itu sumber data primer dari 5 orang informan dan data sekunder nya buku-buku haji, data jumlah calon jamaah, program Kelompok Bimbingan ibadah Haji Arafah Kota Padang, planning yang dibuat untuk manasik haji, sesi tanya jawab saat memberikan teori pada bimbingan manasik haji dan dokumen-dokumen penting dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Arafah Kota Padang. Adapun hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : (1). Memilih SDM yang memilki kemampuan(skill). Pembimbing yang berpengalaman bisa memberikan bimbingan yang lebih matang dan juga efektif, Pastikan bahwa program bimbingan yang ditawarkan sudah mencakup semua aspek yang dibutuhkan, seperti materi ibadah, doa-doa yang harus dibaca, serta prosedur pelaksanaan haji, dan pembimbing yang dapat berkomunikasi dengan baik, sabar, dan mampu memberikan penjelasan secara jelas. (2). Memberikan Layanan Informasi. calon jamaah mungkin lebih nyaman dengan informasi yang disampaikan secara lisan, sementara yang lain mungkin lebih suka menerima informasi tertulis (seperti brosur atau panduan).astikan informasi disampaikan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh semua calon jamaah, baik dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, atau bahkan bahasa daerah. (3). Memberikan Bimbingan. mendapatkan pemahaman yang jelas tentang fiqh haji, termasuk langkah-langkah ibadah haji, doa-doa yang harus dibaca, dan hal-hal yang membatalkan ibadah, menjelaskan secara rinci tentang tata cara ibadah haji, seperti niat, wukuf di Arafah, thawaf, sa’i, dan sebagainya. dan menggunakan dengan Ppt saat pemberian teori. Doa dan Dzikir: Ajarkan doa-doa yang sering dibaca selama ibadah haji, baik doa harian maupun doa yang spesifik untuk setiap tahapan ibadah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: strategi, KBIH, Manasik Haji.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Haji
U Umum (General) > Manajemen
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 11 Mar 2025 17:22
Last Modified: 11 Mar 2025 17:22
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26177

Actions (login required)

View Item View Item