Febiola, Febbi (2025) Tradisi Sidakah Kudo Dalam Ritual Kematian Keluarga Datuak Pada Suku Payobada Di Tilatang Kamang. Skripsi thesis, Uin Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - DAFTAR ISI)
1. COVER - DAFTAR ISI (FEBBI FEBIOLA).pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
2. BAB I (FEBBI FEBIOLA).pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB III)
3. BAB III (FEBBI FEBIOLA).pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
4. BAB V - DAFTAR PUSTAKA (FEBBI FEBIOLA).pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULLTEXT)
SKRIPSI FEBBI FEBIOLA FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (23MB) |
Abstract
Kajian tentang tradisi sidakah kudo dalam konteks ini penting dilakukan karena minimnya penelitian tentang tradisi ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang sejarah tradisi sidakah kudo di Nagari Koto Malintang, mencari tau penamaan dari sidakah kudo dan melihat prosesi tradisi sidakah kudo serta memahami makna-makna simbolik yang terkandung dalam tradisi sidakah kudo di Nagari Koto Malintang tersebut. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tiga pendekatan utama, yaitu antropologi, sosiologi, dan fenomenologi. Sumber data primer yaitu Inyiek datuak yang ada di Suku Payobada dan data sekunder diambil dari buku-buku, artikel, jurnal dan sumber lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis adalah reduksi data, display data, penyimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Pertama, Sejarah Tradisi sidakah kudo dalam acara kematian datuak pada Suku Payobada, berdasarkan kesimpulan dari hasil wawancara beberapa narasumber yaitu sudah ada sejak tahun 60an dari nenek moyang Suku Payobada. baik dari segi sejarah maupun prosesnya, merupakan salah satu tradisi yang masih bertahan dan dilestarikan oleh masyarakat Koto Malintang pada Suku Payobada hingga saat ini. Tradisi ini memiliki tujuan utama untuk mengormati datuak, dengan mengikuti syarat dan proses yang ditentukan secara turun-temurun. Prosesi tradisi sidakah kudo di Nagari Koto Malintang, persiapan awal yang dilakukan yaitu menyiapkan semua perlengkapan untuk prosesi, seperti piring (tadah), mendirikan tenda. Untuk proses selanjutnya langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan sambah-manyambah. Setelah itu, untuk langkah terkahir pemberian gelar untuk datuak baru yang terpilih.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sidakah, Pelaksanaan, Kematian, Tradisi |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat dalam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 10 Mar 2025 17:38 |
| Last Modified: | 10 Mar 2025 17:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
