Ridho, Muhammad (2025) TINJAUAN ‘URF TERHADAP TRADISI JUAL BELI MARBANTE SEBELUM BULAN RAMADHAN DI JORONG SENTOSA KENAGARIAN CUBADAK TENGAH KECAMATAN DUO KOTO KABUPATEN PASAMAN. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover Daftar Isi)
Muhammad Ridho- 2113040031-Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
Muhammad Ridho-2113040031-Bab 1.pdf 1.pdf - Published Version Download (763kB) |
|
|
Text (BAB III)
Muhammad Ridho-2113040031-Bab 3.pdf 3.pdf - Published Version Download (433kB) |
|
|
Text (Bab V & Daftar Pustaka)
BAB 5-Daftar Pustaka.docx - Published Version Download (50kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Muhammad Ridho- 2113040031-fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tradisi Marbante sebelum masuk Bulan Ramadhan. Marbante merupakan tradisi memotong hewan berupa sapi untuk dinikmati bersama-sama masing-masing kepala keluarga memberikan iuran Rp. 200.000 kemudian mendapatkan 1 Kg daging yang dibagi oleh Mak Tuo. Adapun pertanyaan penelitiannya adalah: 1. Bagaimana tradisi jual beli Marbante di Jorong Sentosa. 2. Bagaimana pandangan masyarakat terhadap tradisi jual beli Marbante 3. Bagaimana tinjauan ‘urf terhadap tradisi jual beli Marbante. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach). Melalui wawancara langsung turun kelapangan menemui niniak mamak, (KAN), Mak Tuo dan Iboto Babere (anggota). Bahan-bahan yang telah terkumpul penulis klasifikasikan dan dianalisis secara rinci sehingga ditemukan jawaban atas permasalahan yang penulis bahas. Hasil penelitian adalah 1.tradisi jual beli Marbante memiliki dua tahapan pertama, perencanaan dan persiapan terdiri dari musyawarah awal dan pembentukan panitia, pengumpulan dana dan persiapan perlengkapan. Kedua, pelaksanaan terdiri dari persiapan awal dan pengaturan tempat, penyembelihan hewan atau Marbante, pembagian daging, dan men’doa. 2. Pandangan masyarakat terhadap tradisi jual beli Marbante ada dua pendapat: pertama, masyarakat yang masih menghormati tradisi tersebut dengan alasan pentingnya Marbante sebagai tradisi budaya pelestarian, dan menjaga keterikatan sosial. Kedua, masyarakat yang menilai bahwa tradisi tersebut tidak relevan dengan zaman sekarang 3. tinjauan ‘urf terhadap tradisi jual beli Marbante merupakan ‘urf fasid karena tidak memenuhi prinsip kejelasan, kerelaan, dan keadilan dalam konsep jual beli Islam. Kata Kunci: Tradisi, Jual beli, penyembelihan sapi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi, Jual beli, penyembelihan sapi |
| Subjects: | Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 15 Apr 2025 06:54 |
| Last Modified: | 15 Apr 2025 06:54 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25162 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
