Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Yang Belajar Dengan Model Pembelajaran Auditory, Intelectually, Repetition (AIR) dan Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK)

Harahap, Fatimah Zahra (2025) Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Yang Belajar Dengan Model Pembelajaran Auditory, Intelectually, Repetition (AIR) dan Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover sampai Daftar Isi)
Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V- DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (558kB)
[img] Text (Fulltext)
Skripsi Full Text Fatimah Zahra Harahap 2114020040.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas IX di SMPN 4 Batang Anai, yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang belum efektif dalam mengembangkan kemampuan tersebut. Untuk itu diterapkan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, Repetition) dan VAK (Visualization, Auditory, Kinestetic). Penelitian ini bertujuan untuk membedakan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan AIR, VAK, dan ekspositori. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IX di SMPN 4 Batang Anai, dengan sampel terpilih adalah kelas IX.A sebagai eksperimen I, IX.B eksperimen II, dan IX.C kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh informasi nilai rata- rata kelas eksperimen I 75,28, kelas eksperimen II 77,06, dan kelas kontrol 64,62. Untuk hipotesis I diperoleh t_hitung= 2,40 maka t_hitung> t_tabel berarti kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan model AIR lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran ekspositori. Untuk hipotesis II diperoleh t_hitung=2,84 maka t_hitung> t_tabel, ini berarti kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan model VAK lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran ekspositori. Untuk hipotesis III diperoleh t_hitung= 0,43 maka t_hitung< t_tabel, ini berarti tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan model AIR dan VAK.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pemecahan Masalah Matematis, model AIR, model VAK
Subjects: U Umum (General) > Pendidikan
U Umum (General) > Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Matematika
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 07 Mar 2025 01:54
Last Modified: 07 Mar 2025 01:54
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24856

Actions (login required)

View Item View Item