Putra, Farhan Yolanda (2024) Dinamika Emosi Remaja Pasca Perceraian Orang Tua. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
COVER-DAFTAR ISI SKRIPSI FARHAN YOLANDA PUTRA 2015040121.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 SKRIPSI FARHAN YOLANDA PUTRA 2015040121.pdf - Published Version Download (390kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III SKRIPSI FARHAN YOLANDA PUTRA 2015040121.pdf - Published Version Download (335kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V dan DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI FARHAN YOLANDA PUTRA 2015040121.pdf - Published Version Download (371kB) |
|
|
Text (Full Text)
FULL TEXT SKRIPSI FARHAN YOLANDA PUTRA 2015040121.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini latar belakang nya ditemukan bahwa remaja yang memiliki masalah akibat perceraian orang tuanya, remaja yang menjadi korban perceraian ini cenderung tidak dapat mengontrol emosi, ada terlihat keinginan untuk melampiaskan rasa emosi mereka dengan melakukan hal-hal yang melanggar peraturan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran dinamika emosi remaja yang mengalami perceraian orang tua dan untuk mengetahui tahapan fase emosi remaja dari teori emosi schachter-singer yaitu interaksi antara respons fisiologis dan penilaian kognitif dalam proses emosional sangat kompleks dan tidak selalu linier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu metode untuk melihat secara spesifik fenomena yang nyata mengenai apa yang terjadi ditengah-tengah perkembangan emosi remaja pasca perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan kriteria tertentu (usia remaja yang berada dalam rentang 15-18 tahun). Teknik pengumpulan informasi menggunakan metode observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian berjumlah 6 orang yang merupakan 3 remaja subjek primer dan 3 subjek sekunder merupakan keluarga subjek primer dari Nagari Bomas Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap penolakan ke 3 subjek mengalami pikiran yang tidak bisa menerima kenyataan, tahap amarah ke 3 subjek melampiaskan emosi dengan cara yang berbeda-beda, subjek 1 dan 3 sama-sama melampiaskan emosi dengan menyakiti dirinya sendiri sedangkan subjek 2 dengan mengemudi secara ugal-ugalan. Selanjutnya, tahap tawar menawar ke 3 subjek melakukan apapun mengurangi rasa sakitnya, subjek 1 lebih memilih membaca novel dan bercerita kepada teman dekatnya, subjek 2 memilih unntuk merokok dan mengemudi ugal-ugalan, sedangkan subjek 3 berdiam diri dikamar dengan menangis dan melukai tangannya dengan jarum. Lalu, tahap depresi ke 3 subjek sama-sama merasakan kehilangan seseorang yang dicintainya. Terakhir ada tahap penerimaan subjek 1 dan 2 sudah menerima sepenuhnya dengan ikhlas takdir mereka dan kembali pada kondisi kehidupan sediakala, sedangkan subjek 3 belum menerima takdir dengan sepenuhnya karena masih mengharapkan orang tuanya kembali utuh. Remaja yang mengalami perceraian orang tua, memiliki dinamika emosi yang berbeda-beda. ketiga subjek penelitian lebih mengarah pada berbagai bentuk aspek kognitif dan aspek perasaan yang kemudian memicu terjadinya sebuah perilaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | dinamika emosi pada remaja, perceraian orang tua, tahapan fase emosi remaja |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi > Psikologi Remaja |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 28 Feb 2025 04:01 |
| Last Modified: | 28 Feb 2025 04:01 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
