fenonema kawin paksa di nagari padang ganting kec.padang ganting kab.tanah datar ditinjau dari hukum islam

Amalia ulfa, Ulfa amalia (2019) fenonema kawin paksa di nagari padang ganting kec.padang ganting kab.tanah datar ditinjau dari hukum islam. Skripsi thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.

[img] Text (COVER)
COVER.docx - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.docx - Published Version

Download (70kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.docx - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.docx - Published Version

Download (64kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.docx - Published Version

Download (63kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.docx - Published Version

Download (36kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.docx - Published Version

Download (37kB)

Abstract

Skripsi ini disusun oleh AmaliaUlfa, Bp: 1513010011 berjudul Kawin Paksa di Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar (Analisis terhadap Pelaksanaan Larangan Kawin Paksa dalam KHI).Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi karena ditemukan praktek perkawinan secara paksa di Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar. Di sisi lain pasal 16 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam (KHI) jo pasal 6 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 menerangkan bahwa Perkawinan harus didasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai, jadi perkawinan akan terjadi apabila telah ada persetujuan dari kedua calon mempelai.Tidak sah apabila perkawinan dipaksa oleh pihak ketiga tanpa kerelaan dari calon mempelai. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan kawin paksa di Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar, dengan pertanyaan penelitian: (1) Bagaimana pemahaman masyarakat mengenai kawin paksa yang terjadi di Nagari Padang Ganting, (2)Faktor apa saja yang melatarbelakangi terjadinya kawin paksa dan (3) Apa dampaknya bagi pelaku kawin paksa. Penulis melakukan penelitian lapangan (field research) yaitu meneliti masalah yang berkenaan dengan prosedur dan mekanisme pelaksanaan perkawinan secara paksa.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan para pihak yang terkait yaitu orang tua, anak, masyarakat dan pegawai KUA.Sumber data yang digunakan ialah data primer yaitu wawancara dengan pihak-pihak terkait dan data sekunder yaitu berupa data yang didapatkan dari luar wawancara.Pengolahan data yang digunakan adalah Editing yaitu meneliti kembali catatan data yang diperoleh untuk mengetahui apakah catatan sudah cukup, classifayingyaitu mengklasifikasikan data-data yang diperoleh agar lebih mudah dalam melakukan pembacaan data, verifyingyaitu memeriksa kembali data dan informasi yang diperoleh agar validitasnya terjamin.Hasil penelitian yang penulis temukan adalah: (1) pemahaman masyarakat mengenai kawin paksa yang terjadi di Nagari Padang Ganting adalah orang tua menganggap pemilihan pasangan hidup merupakan tanggung jawab ayah-ibu dengan mencoba menjodohkan anaknya dengan pasangan yang dianggap terbaik, juga karena ketidakpedulian atau ketidaktahuannya tentang hukum Islam dan hukum positif yang mengatur tentang kawin paksa. (2)faktor yangmelatarbelakangi perkawinan paksa di NagariNagari Padang Ganting dapat dikategorikan menjadi empat yaitufaktor ekonomi, faktor agama/pendidikan, faktor kekerabatan dan keinginan orang tua semata.(3)dampak yang ditimbulkan bagi pelaku kawin paksa adalah putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Syariah
Depositing User: Users 20 not found.
Date Deposited: 27 Feb 2020 01:48
Last Modified: 27 Feb 2020 01:48
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/5344

Actions (login required)

View Item View Item