HANUM, LATIFAH (2019) Penundaan Khamilan Setelah Terjadinya Pernikahan Menurut Hukum Islam(Studi Kasus Kenagarian Talang Babungo). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover, Persetujuan Pembimbing, Halaman Pengesahan, Abstrak)
Cover, Persetujuan Pembimbing, Halaman Pengesahan, Abstrak.pdf - Published Version Download (161kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (179kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (35kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA 2.pdf - Published Version Download (64kB) |
|
|
Text (Skripsi Full)
hanum sado eeeeee.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (826kB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya faktor keinginan untuk menunda kehamilan setelah terjadinya pernikahan yang dilakukan oleh beberapa pasangan suami istri dengan menggunakan obat-obat sejenis suntikan atau alat pencegah lainnya untuk menunda kehamilan. Adapun rumusan masalah yaitu apa hukum seorang istri menunda kehamilan. Pertanyaan penelitian pada skripsi ini, Pertama faktor penyebab pasangan suami istri menunda kehamilan. Kedua hukum bagi istri apabila menunda kehamilan. Ketiga tinjauan hukum Islam terhadap pasangan yang menunda kehamilan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka digunakan jenis penelitian lapangan atau field reseach yang bertempat di Nagari Talang Babungo dengan pendekatan sosio legal research selanjutnya data yang telah dikumpulkan dan membuat kesimpulan yang berlaku umum. Berdasarkan penelitian penulis dapat ditemukan hasil penelitian penulis bahwa faktor penyebab terjadinya penundaan kehamilan setelah terjadinya pernikahan disebabkan masalah ekonomi, sibuk mengurus pekerjaan, kecemburuan dan karir. Hukum hak suami tertunda yang dilakukan istri untuk menunda memilki keturunan dengan syarat izin dan ridha suami maka dibolehkan. Tinjauan hukum Islam terhadap penundaan kehamilan hukumnya dibolehkan selama penundaan kehamilan yang sementara (temporal).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Users 22 not found. |
| Date Deposited: | 27 Feb 2020 07:17 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 09:22 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/5559 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
