Dinamika Perbedaan Pendapat dalam Formulasi Kompilasi Hukum Islam pada Aspek Hukum Waris, Hibah dan Wasiat

Fadhlan Is, Muhammad (2020) Dinamika Perbedaan Pendapat dalam Formulasi Kompilasi Hukum Islam pada Aspek Hukum Waris, Hibah dan Wasiat. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
disertasi ok-1-14.pdf - Published Version

Download (566kB)
[img] Text (Bab I)
disertasi ok-16-43.pdf - Published Version

Download (376kB)
[img] Text (Bab III)
disertasi ok-123-179.pdf - Published Version

Download (512kB)
[img] Text (Bab VI - Daftar Pustaka)
disertasi ok-278-289.pdf - Published Version

Download (183kB)
[img] Text (Fulltext)
disertasi ok.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Perbedaan Pendapat dalam penetapan hukum Islam bukanlah suatu hal yang baru, bahkan sudah terjadi di saat Rasulullah masih hidup. Begitu juga ketika formulasi KHI terjadi, terlihat jelas adanya dinamika perbedaan pendapat dilihat yang disebabkan oleh pluralitas hukum kewarisan di Indonesia antara hukum waris islam dengan hukum waris adat dan perdata (burgerlijk wetboek), sakralitas bermazhab yang dipegang teguh sebahagian kelompok dan perbedaan corak metode dalam melahirkan hukum Islam. Dalam penelitian ini ada dua masalah yang hendak dijawab, yaitu : 1. Bagaimana dinamika perbedaan pendapat (antara para tokoh dan kelompok pemikiran hukum Islam yang ikut terlibat) dalam memformulasikan ketentun hukum waris, hibah dan wasiat dalam KHI? 2. Bagaimana corak pemikiran dan metode ijtihad yang digunakan dalam menghasilkan beberapa pasal terkait waris, hibah dan wasit KHI? Penelitian ini merupakan penelitian field research menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini data primer lapangan diperoleh melalui wawancara, beberapa literatur terkait sejarah formulasi KHI. Data yang telah diperoleh diperiksa dan dilakukan verifikasi dengan menggunakan teknik analisis reduksi data. kemudian melakukan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa tim perumus inti KHI di dominasi kalangan pemerintah pusat dengan pendekatan struktural bersifat top down. akan tetapi tetap melibatkaan peran para ulama, cendikiawan dan praktisi hukum Islam. Materi KHI umumnya menyerap fikih yang telah familiar di Tanah Air. Dinamika perbedaan pendapat terjadi dalam formulasi KHI digerakan tiga corak pemikiran Hukum Islam yang muncul di waktu itu, Pertama, kelompok bercorak tekstual, yaitu kelompok yang menentang pemikiran yang melanggar nas} qot}’i>, kelompok ini berpendapat bahwa hukum waris bersifat ijba>ri, qot}’i> dan dinilai ta’abbudi. Adat istiadat harus tunduk dengan nas}, porsi warisan termasuk ke dalam kelompok hukum yang mashlahatnya hanya diketahui oleh Allah. Kedua, kelompok bercorak kontekstual. Kelompok ini mencoba mencari tafsir baru dalam memahami nas} qat}’i>. Hukum waris yang berasal dari fikih bisa ditinggalkan jika dinilai ada mas}lah}a>t yang lebih besar. Ketiga kelompok bercorak Harmonisasi, ciri dari kelompok ini banyak mengusulkan revisi beberapa hukum yang digagas oleh dua kelompok sebelumnya. dan fikih waris Islam dapat diterima apabila sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dan jika dilihat dari segi metode ijtihadnya, beberapa pasal terkait waris, hibah dan wasiat dalam KHI umumnya melakukan penggabungan antara ijtihad selektif (Ijtihad intiqo>’i>) dengan ijtihad kreatif (insya>’i>).

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Dinamika, Perbedaan Pendapat, Formulasi, Kompilasi Hukum Islam,Waris, Hibah dan Wasiat.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Waris Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam
Depositing User: Zulfitri Zulfitri
Date Deposited: 05 Nov 2026 07:14
Last Modified: 05 Nov 2026 07:14
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37286

Actions (login required)

View Item View Item