Khusairi, Halil (2020) Penyelesaian Kewarisan Islam Dan Kewarisan Adat Dalam Masyarakat Adat Kerinci. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Disertasi Halil Khusairi Untuk CD ok-1-26.pdf - Published Version Download (610kB) |
|
|
Text (Bab I)
Disertasi Halil Khusairi Untuk CD ok-27-69.pdf - Published Version Download (443kB) |
|
|
Text (Bab III)
Disertasi Halil Khusairi Untuk CD ok-127-197.pdf - Published Version Download (588kB) |
|
|
Text (Bab VI - Daftar Pustaka)
Disertasi Halil Khusairi Untuk CD ok-281-291.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Disertasi Halil Khusairi Untuk CD ok.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Hukum Kewarisan adat yang merupakan hukum yang tidak tertulis, yang hidup dan tumbuh berkembang dalam masyarakat Kerinci diyakini dan dipatuhi sebagai hukum yang mengatur aspek kehidupan masyarakat dalam masalah warisan. Hal ini menarik untuk diteliti, karena belum pernah ada opsi sistem pembagian warisan menurut hukum Islam, kendatipun hukum adat Kerinci bersandikan hukum Islam. Pada kenyataan yang lain, pihak ahli waris laki-laki yang ada di lingkungan hukum adat Kerinci pada umumnya tidak terlalu berharap dengan harta warisan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, adalah : 1. Kondisi Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Masyarakat Adat Kerinci. 2. Penyelesaian Pembagian Harta Waris jika terjadi sengketa Kewarisan. 3. Prospek Kewarisan Islam dalam masyarakat Adat Kerinci. Di samping itu, juga melihat bagaimana ketentuan ketentuan baru tentang kewarisan dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia (KHI) serta perkembangan wasiat dan hubungannya dengan Kewarisan Islam. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan ( field research ). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data yang jelas dan sesuai dengan masalah penelitian, maka peneliti mendatangi lokasi penelitian dan memperoleh data dari respoden yang meliputi Pemerintah, Tokoh Adat, Ulama. Analisa data yang digunakan untuk aspek-aspek Sosiologi melalui metode yang bersifat deskriptif analisis. penelitian ini bertujuan : pertama, Menjelaskan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Masyarakat Adat Kerinci. Kedua, Melihat Penyelesaian Pembagian Harta Waris jika terjadi sengketa Kewarisan. Ketiga, Menjelaskan Prospek Kewarisan Islam dalam masyarakat Adat Kerinci. Dalam Penelitian ditemukan bahwa Kondisi Kewarisan Islam dalam Masyarakat Adat Kerinci. Bahwa pada pembagian harta waris sangat fanatik dengan hukum adat yang diadatkan. Dalam kaitannya dengan Hukum kewarisan Islam, adat memainkan peranan yang sangat penting dalam proses pembentukan Hukum Kewarisan Islam. Badan yang harus bertindak menyelesaikannya menurut hukum kewarisan adat Kerinci adalah ”Sko yang tigo takah (tingkat)”, yaitu bentuk lembaga peradilan adat Sakti Alam Kerinci yakni Kerapatan tengganai, kerapatan Ninik mamak dan kerapatan depati.. Prospek Kewarisan Islam dalam masyarakat Kerinci. Bahwa waris Islam diterima dan berlaku dalam masyarakat Kerinci namun masyarakat pada umumnya lebih cendrung ke waris adat. Sementara Hukum Kewarisan di Indonesia belum dikodifikasi secara integral atau belum merupakan suatu unifikasi hukum sehingga aturan perundang-undangan kewarisan yang terpadu secara nasional masih belum dapat diwujudkan. maka diharapkan kepada lembaga kerapatan adat dan Pemerintah membuat Peraturan tertulis bagi bidang hukum yang belum ada peraturan perundang-undangannya seperti hukum waris.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Waris Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Zulfitri Zulfitri |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 15:00 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 15:00 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
