Pengembangan Model Keterpaduan Pendidikan Agama Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik (Studi Pada Sdit Di Kota Kendari)

Basri, Hasan (2019) Pengembangan Model Keterpaduan Pendidikan Agama Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik (Studi Pada Sdit Di Kota Kendari). Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
1. Bagian depan disertasi hasan Basri.pdf - Published Version

Download (515kB)
[img] Text (Bab I)
2. Bab I, Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (260kB)
[img] Text (Bab III)
4. BAB III Metode Penelitian.pdf - Published Version

Download (99kB)
[img] Text (Bab VI - Daftar Pustaka)
Fulltext.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Fulltext)
bab vi - dapus.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (170kB)

Abstract

Masalah pokok yang diteliti adalah keterpaduan pendidikan agama dalam pembentukan karakter peserta didik pada SDIT di Kota Kendari, terdiri dari aspek materi, proses, dan hubungan guru dengan orang tua. Tujuan penelitian untuk menemukan model yang dianggap ideal dalam pelaksanaan pendidikan agama terpadu di SDIT. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model four-D. Data lapangan dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, angket terbuka, wawancara, dan studi dokumentasi. SDIT di Kota Kendari menggunakan KTSP dan K13. Keterpaduan agama dalam materi pelajaran menggunakan tematik terpadu model webbed yang dipandu oleh silabus, RPP dan buku tematis serta pendekatan mata pelajaran dengan model connected. Proses pendidikan agama dilakukan dengan memadukan metode mengajar dan mendidik baik di dalam maupun di luar kelas. Keterpaduan antara guru dengan orang tua dilakukan dengan melibatkan orang tua dalam kegiatan di sekolah: menghadiri penerimaan rapor, rapat, kajian keislaman, dan kegiatan sosial di sekolah; di rumah dengan membiasakan ibadah, sikap dan perilaku islami dan membimbing belajar mandiri; serta di lingkungan masyarakat dalam bentuk bakti sosial. Upaya sekolah mengaktifkan keterlibatan orang tua adalah melakukan komunikasi tertulis melalui surat, buku penghubung, sms, serta komunikasi insidental dan memanfaatkan media sosial. Model keterpaduan pendidikan agama yang dianggap ideal untuk SDIT di Kendari didapatkan setelah melalui FGD dan validasi, adalah sebagai berikut: Pertama, keterpaduan materi pelajaran secara ideal dapat dilakukan dengan penerapan K-13, dengan pemaduan materi menjadi: materi pembentukan kepribadian, dasar-dasar tsaqafah Islam, sains dan keterampilan hidup. Penyajian materi pelajaran menggunakan tematik terpadu (webbed) pada kelas rendah dan model connected pada kelas tinggi. Pemaduan agama dalam materi pelajaran menggunakan pendekatan intradisipliner dan transdisipliner. Kedua, keterpaduan proses dilakukan dengan menggabungkan metode mengajar dan mendidik ke dalam kelompok: metode klasikal, metode menghafal, metode latihan, metode rekreasi, dan metode penguatan. Ketiga, keterpaduan orang tua dalam pendidikan agama dilakukan sekolah dalam bentuk menghadiri pertemuan orang dan kajian keislaman; di rumah dilakukan dengan pembiasaan ibadah, ucapan, sikap dan perilaku islami sebagaimana diajarkan di sekolah, membimbing dan memotivasi anak, serta mengaktifkan program 18-21; dan di masyarakat dalam bentuk turut serta dalam kegiatan sosial, mencegah anak dari terlibat dalam tindakan menyalahi aturan, anarkis, pornografi dan narkoba. Upaya guru/sekolah mengaktifkan keterlibatan orang tua dilakukan secara teknis terstruktur dengan mengadakan parenting class dan kontrol melalui buku penghubung; dan secara teknis tidak terstruktur melalui kunjungan ke rumah, komunikasi insidental, dan melalui media sosial

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Pendidikan Agama Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam
Depositing User: Zulfitri Zulfitri
Date Deposited: 04 Nov 2026 08:57
Last Modified: 04 Nov 2026 08:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37278

Actions (login required)

View Item View Item