Afridawati, Afridawati (2019) Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia Dan Konsekuensinya Terhadap Penerapan Mazhab Syafi’i. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Disertasi cover - daftar isi afridawati .pdf - Published Version Download (930kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I oke.pdf - Published Version Download (364kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III .pdf - Published Version Download (921kB) |
|
|
Text (Bab VI - Daftar Pustaka)
Disertasi Bab vi afridawati .pdf - Published Version Download (558kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Disertasi fulltext afridawati .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Permasalahan penelitian ini adalah: Pertama, apa latar belakang lahirnya legislasi dalam sejarah Perkembangan Hukum Islam. Kedua, bagaimana corak hukum perkawinan di Indonesia sebelum dan sesudah lahirnya kompilasi hukum Islam bidang perkawinan. Ketiga, bagaimana corak fikih Syafi’i dalam kompilasi hukum Islam bidang perkawinan di Indonesia.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk hukum perkawinan yang berlaku di Indonesia sebelum dan sesudah adanya kompilasi hukum Islam bidang perkawinan. Jenis penelitian Library Reseach dengan menggunakan pendekatan sejarah dan pendekatan normatif. Metode yang dipakai dalam menganalisis data adalah metode analisis kualitatif, dengan cara melakukan analisis terhadap isi (content analysis) KHI. Hasil penelitian adalah: pertama, latar belakang lahirnya legislasi hukum karena adanya kesenjangan hukum dan pertentangan keputusan pengadilan karena pengadilan belum memiliki undang-undang yang dapat dijadikan pedoman oleh para hakim dalam menerima, memeriksa, dan memutus perkara. Begitu jugas di Indonesia, setiap hakim memutuskan perkara berdasarkan hasil ijtihadnya masing-masing, sehingga terjadi perbedaan putusan hukum antar Pengadilan Agama dalam perkara yang sama. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan suatu kompilasi hukum Islam yang mempunyai kepastian dan unifikasi hukum, yang akan dijadikan pedoman di Pengadilan Agama. Kedua, hukum perkawinan yang diterapkan di Indonesia sejak masuknya Islam sampai lahirnya kompilasi hukum perkawinan, adalah fikih munakahat mazhab Syafi’i. Ketiga, ternyata setelah adanya Kompilasi Hukum Islam (KHI) tentang perkawinan justeru warna fikih Syafi’i di Indonesia menjadi samar, materi hukum dalam KHI tidak lagi disebut-sebut sebagai fikih munakahat Syafi’i, bahkan terkesan menghilangkan warna fikih Syafi’i, karena KHI telah menggeser pemahaman bermazhab di Indonesia, KHI tidak menformalkan satu mazhab fikih tertentu saja. KHI tersebut berbentuk fikih baru dalam format peraturan yang materinya secara zahir ada perbedaan dengan fikih Syafi’i yang selama ini diterapkan di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Fiqih Berbagai Paham, Mazhab Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Pustakawan Perpus Pusat Pustakawan |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 08:44 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 08:44 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37276 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
