Pola Pendidikan Nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan pada Pondok Pesantren Islām Al-Mukmin Ngruki

In'ami, Moh (2021) Pola Pendidikan Nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan pada Pondok Pesantren Islām Al-Mukmin Ngruki. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
BAGIAN DEPAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (987kB)
[img] Text (Bab V - Daftar Pustaka)
Bab V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Fulltext)
disertasi cetak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pesantren, yang indigenous, asli pribumi dan lahir dari inisiatif masyarakat Muslim, adalah lembaga pendidikan Islām yang memberikan pencerahan pada masa pra dan pasca kemerdekaan –melaksanakan misi dan amānah Pembukaan UUD 1945, “mencerdaskan kehidupan bangsa” tanpa kenal lelah dari masa ke masa. Namun, Pondok Pesantren Islām Al-Mukmin Ngruki, tiba-tiba mengalami sesuatu di luar ekspektasi praktisi pesantren yang tiap hari bergelut dengan keilmuan agama. Status Pesantren Ngruki, yang berusaha membangun kepentingan umat dan bangsa, mendadak “dikikis” habis oleh stigma negatif. Penyebutan “radikal dan teroris” mengantarkan kepada popularitas, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Bahkan, pendiri Pesantren Ngruki, K.H. Abū Bakar Ba„āsyir, juga dituduh memiliki relasi dengan jaringan teroris Al-Qaeda. Para pihak menyebut Pesantren Ngruki lemah dalam hal kebangsaan, tidak menunjukkan sikap kooperatif, dan sejak awal pesantren ini menjadi problem bagi rezim Orde Baru (ORBA) karena menentang pelbagai usaha politik dalam melancarkan paradigma “asas tunggal.” Wajar bila eksistensi nasionalisme Pesantren Ngruki dipertanyakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tradisi pesantren, pembinaan nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan, dan menemukan pola pendidikan nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan di Pesantren Ngruki. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan corak deskriptif-analitis. Pengumpulan data lapangan dengan menggunakan teknik observasi, depth interview, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian dan temuan menunjukkan bahwa Pesantren Ngruki, dalam melaksanaan pendidikan, mengalami dinamika yang dapat dilihat melalui kontinum pemikiran konstruktif, semangat progresif, dan perilaku idealis. Pesantren Ngruki sempat mengalami deviasi mainstream kepemimpinan pesantren dari heritage seiring periode awal, dan mengalami transformasi pada periode berikutnya. Tradisi pesantren adalah kebiasaan bermuatan nilai edukatif yang memperkuat komunitas pesantren. Pembinaan nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan di Pesantren Ngruki mewujud dalam integrasi ajaran agama dan 4 pilar kebangsaan. Pada akhirnya, pendidikan nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan pada Pesantren Ngruki berpola formal dan non formal. Pesantren Ngruki merupakan aset umat yang harus dibersamai. Maka pemerintah dapat menggunakan soft-approach untuk mengerti, berinteraksi dan berbagi dalam rangka melestarikan kontinuitas kelembagaan dan menjaganya agar selalu berada on the right track.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 320 Ilmu Politik > Nasionalisme
Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > Pendidikan Lanjutan, Menengah
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam
Depositing User: Zulfitri Zulfitri
Date Deposited: 22 Oct 2026 07:59
Last Modified: 22 Oct 2026 08:08
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37268

Actions (login required)

View Item View Item