Suprizen, Suprizen (2026) Urgensi ‘Illat dalam Metode Pemahaman Hadis Ali Mustafa Yaqub. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
DISERTASI_SUPRIZEN_NIM. 2320110002_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
DISERTASI_SUPRIZEN_NIM. 2320110002_BAB I.pdf - Published Version Download (899kB) |
|
|
Text (BAB III)
DISERTASI_SUPRIZEN_NIM. 2320110002_BAB III.pdf - Published Version Download (518kB) |
|
|
Text (BAB VIII-DAFTAR PUSTAKA)
DISERTASI_SUPRIZEN_NIM. 2320110002_BAB VIII-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (767kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
DISERTASI_SUPRIZEN_NIM. 2320110002_FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari problem epistemologis dalam studi hadis kontemporer yang cenderung membatasi konsep ‘illat pada dua fungsi utama, yaitu sebagai al-‘illah al-qādhihah dalam kritik sanad dan matn serta sebagai dasar qiyās dalam ushūl al-fiqh, sementara urgensinya sebagai instrumen metodologis dalam memahami makna substantif hadis belum dikaji secara komprehensif, khususnya dalam pemikiran Ali Mustafa Yaqub. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi konseptual dan landasan epistemologis ‘illat, merekonstruksi metodologi identifikasi dan penerapannya dalam memahami hadis, serta menilai kontribusi dan konsistensi penerapannya terhadap pengembangan metodologi pemahaman hadis kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan studi tokoh dan analisis isi (content analysis) terhadap karya-karya Ali Mustafa Yaqub, yang dianalisis secara deskriptif, interpretatif, dan kritis menggunakan kerangka teori ilmu hadis, ushūl al-fiqh, fiqh al-hadīts, dan maqāshid asy-syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ali Mustafa Yaqub memandang ‘illat sebagai dasar rasional-substantif yang melatarbelakangi ketentuan normatif hadis, baik yang bersifat manshūshah maupun mustanbathah. ‘Illat tidak hanya berfungsi sebagai dasar penetapan hukum, tetapi juga sebagai instrumen metodologis untuk memahami makna, konteks, dan tujuan normatif hadis melalui integrasi autentisitas hadis, analisis konteks sosial-historis, dan orientasi maqāshid. Namun, penerapannya belum sepenuhnya konsisten, terutama pada hadis-hadis tentang ibadah ta‘abbudī dan sebagian regulasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi urgensi ‘illat dalam metode pemahaman hadis Ali Mustafa Yaqub menghasilkan kerangka metodologis yang lebih sistematis, integratif, dan aplikatif bagi pengembangan metodologi pemahaman hadis kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ‘Illat; Metode Memahami Hadis; Fiqh al-Hadīts; Maqāshid asy-Syarī‘ah; Ali Mustafa Ya‘qub |
| Subjects: | Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Hadits |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Studi Islam |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 04:18 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 04:18 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
