Batasan Gerakan Selain Gerakan Shalat Menurut Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hanafi

Erman, Miftahul Jannah (2026) Batasan Gerakan Selain Gerakan Shalat Menurut Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hanafi. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Halaman Awal (Cover - Daftar Isi).pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (7MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (7MB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR ISI)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (Miftahul Jannah Erman 2113020040 Full Text)
Miftahul Jannah Erman. 2113020040. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (42MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi Oleh adanya perbedaan pendapat ulama mengenai batasan gerakan selain gerakan shalat ketika melaksanakan shalat. Gerakan tersebut pada kondisi tertentu diperbolehkan, tetapi gerakan yang berlebihan dapat memengaruhi keabsahan shalat. Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hanafi sama-sama membedakan gerakan sedikit dan gerakan banyak, namun berbeda dalam menentukan batasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dalil dan metode istinbath kedua mazhab, penyebab perbedaan pendapat, serta pendapat yang lebih kuat mengenai batasan gerakan selain gerakan shalat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif-komparatif. Sumber data primer berupa kitab Al-Umm, Al-Majmü' Syarah Al-Muhadzdzab, Badä'i' al-$anä'i'fi Tartib al-Sharä'i', dan Al-Mabsuth. Sumber sekunder berupa buku, skripsi, jurnal, dan literatur terkait. Data dianalisis dengan menelaah dan membandingkan dalil, metode istinbath, serta pandangan kedua mazhab. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kedua mazhab sama-sama membedakan gerakan sedikit dan gerakan banyak. Gerakan sedikit pada dasarnya tidak membatalkan shalat, sedangkan gerakan banyak dapat membatalkannya. Mazhab Syafi'i menggunakan 'urf sebagai tolok ukur, sedangkan Mazhab Hanafi menggunakan konsep 'amal qalil dan 'amal katsir serta mempertimbangkan kebutuhan (hajah) dan keadaan darurat (dharurah); (2) Perbedaan pendapat disebabkan Oleh perbedaan dalam memahami nash dan menerapkan metode istinbath. Mazhab Syafi'i menggunakan beberapa hadis tentang gerakan Rasulullah SAW ketika shalat, sedangkan Mazhab Hanafi menggunakan QS. Al-Baqarah ayat 239 dan hadis tentang membunuh ular dan kalajengking dalam menjelaskan kebolehan gerakan pada kondisi tertentu; (3) Berdasarkan analisis tarjih, pendapat Mazhab Syafi'i dinilai lebih rajih karena memiliki dalil yang lebih langsung dan penjelasan yang lebih terperinci, serta menggunakan 'urfsebagai tolok ukur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Batasan Gerakan, Shalat, Mazhab Syafi'i, Mazhab Hanafi
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Fiqih Berbagai Paham, Mazhab
Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih
Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 09 Oct 2026 11:32
Last Modified: 09 Oct 2026 11:32
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37252

Actions (login required)

View Item View Item