Hidayad, Rahmad (2026) Literasi Digital Dalam Pendidikan Agama Islam Analisis Pemikiran Qurais Shihab. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
SKRIPSI_RAHMAD_HIDAYAD_NIM1914010087_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
SKRIPSI_RAHMAD_HIDAYAD_NIM1914010087_BAB I.pdf - Published Version Download (355kB) |
|
|
Text (BAB III)
SKRIPSI_RAHMAD_HIDAYAD_NIM1914010087_BAB III.pdf - Published Version Download (337kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI_RAHMAD_HIDAYAD_NIM1914010087_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (348kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
SKRIPSI_RAHMAD_HIDAYAD_NIM1914010087_FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya literasi digital dalam memilah informasi terutama informasi keagamaan karena maraknya penebaran informasi yang tidak kredibel, serta belum optimalnya integrasi nilai-nilai islam dalam penggunaan teknologi pada pendidikan agama islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep literasi digital dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir AlMishbah dan Ceramah Terdokumentasi, khususnya berkaitan dengan prinsip tabayyun dalam menerima, mengolah, dan menyebarkan informasi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data utama penelitian berupa Tafsir AlMishbah karya M. Quraish Shihab serta ceramah terdokumentasi yang relevan, sedangkan sumber pendukung berasal dari buku, jurnal, dan literatur yang berkaitan dengan literasi digital dan Pendidikan Agama Islam. Analisis dilakukan terhadap QS. Al-Hujurat ayat 6, QS. Al-Isra’ ayat 36, dan QS. An-Nisa’ ayat 83 berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dalam perspektif PAI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi dan mengakses informasi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, memeriksa, mengevaluasi, memilih, dan menyebarkan informasi secara kritis, bijaksana, etis, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam. QS. Al-Hujurat ayat 6 menegaskan pentingnya tabayyun terhadap berita yang diterima, QS. Al-Isra’ ayat 36 mengajarkan agar seseorang tidak mengikuti atau menyampaikan sesuatu yang belum diketahui kebenarannya, sedangkan QS. An-Nisa’ ayat 83 menekankan pentingnya mengembalikan informasi kepada pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi serta mempertimbangkan dampak sebelum menyebarkannya. Ketiga ayat tersebut menunjukkan bahwa literasi digital dalam PAI memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan akhlak digital. Dengan demikian, literasi digital dalam PAI merupakan perpaduan antara kecakapan teknologi, kemampuan berpikir kritis, pengetahuan keagamaan, dan pembentukan karakter agar peserta didik mampu menggunakan media digital secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab serta terhindar dari penyebaran hoaks, fitnah, dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 08:49 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 08:49 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37189 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
