Hasan, Mikdarul (2026) Studi Disonansi Kognitif Tentang Pengalaman Penyesalan Politik Generasi Z Pasca Pilpres 2024. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi MH.pdf - Published Version Download (669kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I MH.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text (Bab III Metodologi Penelitian)
BAB III MH.pdf - Published Version Download (183kB) |
|
|
Text (Bab V-Daftar Pustaka)
BAB V-Daftar Pustaka MH.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (Full Text Bab I-V)
Skripsi MH Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Studi Disonansi Kognitif Tentang Pengalaman Penyesalan Politik Generasi Z Pasca Pilpres 2024” ditulis oleh Mikdarul Hasan NIM 1915040111 Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Keputusan memilih kandidat umumnya didasarkan pada harapan bahwa kandidat mampu merepresentasikan aspirasi dan menghadirkan perubahan sesuai ekspektasi pemilih. Ketidaksesuaian antara keyakinan awal, harapan terhadap kandidat dan realitas politik yang terjadi setelah pemilu berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan psikologis pada pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi reduksi disonansi dan pengalaman penyesalan politik pada Generasi Z pendukung pasangan Prabowo-Gibran ketika menghadapi realitas politik pasca Pemilu 2024, serta memahami pengalaman dan pemaknaan ketika upaya reduksi disonansi tidak lagi menghasilkan konsistensi psikologis yang memuaskan. Teori disonansi kognitif digunakan sebagai landasan interpretatif, sedangkan penyesalan politik dipahami sebagai salah satu kemungkinan pengalaman yang berkembang melalui evaluasi dan pemaknaan individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif model fenomenologis dengan 7 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan mengalami ketidaksesuaian antara harapan dan keyakinan saat memilih dengan realitas politik pasca Pemilu 2024. Untuk menghadapinya, informan menggunakan strategi seperti mencari informasi, membandingkan sumber, memahami konteks, melakukan reinterpretasi, meragukan informasi, dan mengalihkan perhatian. Pengalaman tersebut membentuk tiga pola utama, yaitu mempertahankan pilihan politik, mengevaluasi ulang pilihan tanpa penyesalan yang bermakna, dan mengalami penyesalan politik. Pada informan yang mengalami penyesalan, muncul ketidaknyamanan, konflik internal, evaluasi keputusan, pemikiran kontrafaktual, serta pemaknaan berupa pembelajaran, peningkatan tanggung jawab, kehati-hatian, dan sikap lebih kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman pasca keputusan politik bersifat subjektif karena ketidaksesuaian antara harapan dan realitas tidak secara otomatis menghasilkan penyesalan. Kata kunci: Disonansi kognitif, penyesalan politik, generasi z, keputusan politik
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disonansi kognitif, penyesalan politik, generasi z, keputusan politik, pilpres 2024 |
| Subjects: | U Umum (General) > Psikologi U Umum (General) > Ilmu Sosial U Umum (General) > Ilmu Politik Psicology Teology Religion > BF Psychology J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 04:01 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 04:01 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37082 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
