Gibran, Ahmad (2026) Dilema Integrasi Ulumul Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (529kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (508kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (780kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran tafsir di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan yang menggunakan Tafsir Jalalain sebagai kitab tafsir yang dikaji secara berjenjang, sementara Ulumul Qur’an belum diajarkan sebagai mata pelajaran tersendiri. Meskipun demikian, dalam proses pembelajaran tafsir terdapat berbagai pengetahuan yang berkaitan dengan Ulumul Qur’an, seperti asbāb al-nuzūl, makki-madani, qira’at, nasikh-mansukh, dan munasabah. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan mengenai kedudukan Ulumul Qur’an dalam tradisi pembelajaran tafsir serta bagaimana urgensinya diterima dan dipahami oleh guru dan santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan Ulumul Qur'an dalam tradisi pembelajaran tafsir, menganalisis pemahaman buya, guru, tuanku, atau ustazah terhadap urgensi Ulumul Qur'an dalam pembelajaran tafsir, mengetahui pemahaman santri terhadap unsur-unsur Ulumul Qur'an dalam pembelajaran tafsir, serta mengetahui letak dilema integrasi Ulumul Qur'an di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengasuh, guru atau tuanku, dan santri, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dianalisis menggunakan teori dilema kurikulum Berlak dan Berlak, yang dilengkapi kajian ketegangan kurikulum pesantren, untuk membaca ketegangan antara pengetahuan sebagai isi dan sebagai proses serta antara pembelajaran holistik dan molekuler dalam integrasi Ulumul Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulumul Qur’an telah hadir dalam pembelajaran Tafsir Jalalain, tetapi belum ditempatkan sebagai mata pelajaran tersendiri. Kehadirannya tampak melalui penjelasan guru mengenai unsur-unsur Ulumul Qur’an sesuai dengan kebutuhan pembahasan ayat. Guru memandang Ulumul Qur’an memiliki manfaat dalam membantu memperluas dan memperdalam pemahaman terhadap ayat, tetapi kebutuhan terhadapnya dipahami berdasarkan jenjang pendidikan santri. Pada kelas 1–7, pembelajaran lebih diarahkan pada kemampuan membaca dan memahami kitab, sedangkan penguasaan Ulumul Qur’an secara lebih mendalam dipandang lebih relevan pada jenjang lanjutan ketika santri mulai diarahkan pada tahap analisis. Sementara itu, sebagian santri telah berhadapan dengan unsur-unsur Ulumul Qur’an dalam pembelajaran tafsir, tetapi belum seluruhnya mengenali bahwa pengetahuan tersebut merupakan bagian dari kajian Ulumul Qur’an, dan sebagian menginginkan pembelajaran yang lebih sistematis. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa dilema integrasi Ulumul Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan terletak pada ketegangan antara kehadiran fungsional dan kebutuhan sistematisasi keilmuan. Dalam kerangka dilema kurikulum, ketegangan ini mencerminkan pertentangan antara pengetahuan sebagai isi dan sebagai proses, serta antara pembelajaran holistik dan molekuler. Ulumul Qur'an telah berfungsi sebagai pengetahuan yang mendukung pengkajian tafsir, tetapi kehadirannya masih mengikuti kebutuhan pembahasan dalam Tafsir Jalalain dan belum ditempatkan secara formal dalam struktur pembelajaran. Integrasi Ulumul Qur'an di pesantren ini karenanya lebih bersifat implisit dalam praktik pembelajaran tafsir daripada eksplisit sebagai mata pelajaran mandiri, dan ketegangan tersebut terus dinegosiasikan sesuai jenjang serta kebutuhan pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ulumul Qur'an, pembelajaran tafsir, pesantren, integrasi, dilema kurikulum |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 19:00 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 19:00 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37005 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
