Penafsiran Sufistik Ayat-Ayat Levelisasi Nafsu Dalam Tafsīr Al-Mīzan Karya Ṭabāṭabā’ī

Halim, Abdul (2026) Penafsiran Sufistik Ayat-Ayat Levelisasi Nafsu Dalam Tafsīr Al-Mīzan Karya Ṭabāṭabā’ī. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover Dll)
Abdul Halim_2320080057_PASCA_Cover Dll.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Abdul Halim_2320080057_PASCA_BAB I.pdf - Published Version

Download (889kB)
[img] Text (BAB III)
Abdul Halim_2320080057_PASCA_BAB III.pdf - Published Version

Download (365kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Abdul Halim_2320080057_PASCA_BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img] Text (Fulltext)
Abdul Halim_2320080057_PASCA_Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Dalam tradisi Syi'ah, sangat banyak corak penafsiran salah satunya penafsiran sufistik, yang memiliki peran penting karena diyakini dapat menyesuaikan makna ayat-ayat al-Qur'an dengan konteks dan mampu menjawab permasalahan yang berkembang di masyarakat. Mereka percaya bahwa penafsiran sufistik ayat-ayat al-Qur'an tetap relevan dan aplikatif dalam berbagai konteks dan zaman, sehingga mereka berusaha menemukan makna sufistik yang lebih dalam terkait ayat-ayat al-Qur’an untuk memenuhi kebutuhan ruhani komunitas mereka. Menurut az-Żahabī mufasir Syi'ah cenderung menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an terkait dengan doktrin Syi'ah, seperti wilāyah, Imāmah, kemaksuman Imam, dan taqiyyiah. Az-Żahabī mengkritik pendekatan ini karena dianggap menggiring teks al-Qur'an sesuai dengan selera mufasir bukan berdasarkan metode penafsiran yang benar. Tesis ini bertujuan untuk menggali bagaimana penafsiran sufistik ayat-ayat tentang Levelisasi Nafsu dalam Tafsīr Al-Mīzan, bagaimana korelasi penafsiran Ṭabā’ṭabā’ī dengan para Mufasir Sufī dalam menafsirkan ayat-ayat Levelisasi Nafsu, dan apa saja nilai-nilai Sufistik dipenafsiran ayat-ayat Levelisasi Nafsu dalam Tafsīr Al-Mīzan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis dengan pendekatan tafsir sufistik. Hasil temuan, adanya penafsiran sufistik dalam Tafsīr al-Mīzan, terkhusus pada penafsiran ayat-ayat tentang levelisasi nafsu seperti yang disebutkan oleh Ṭabā’tabā’i. Tidak ditemukan kontradiktif antara penafsiran Ṭabā’tabā’i dengan penafsiran mufasir sunni ketika dilakukan konfirmasi. ditemukan juga nilai-nilai sufistik dalam ayat-ayat levelisasi nafsu seperti dalam surah Yusuf ayat 53, terdapat dua nilai sufistik yaitu: Fana’ fī Af ’alullah (lenyap dalam perbuatan Allah) dan memohon rahmat Allah SWT, dalam surah al-Qiyamah terdapat satu nilai sufistik yaitu, sifat an-Nadm (penyesalan), dalam surah al-Fajr ada tiga yaitu: Tidak cinta dunia, tidak sombong dan memiliki sifat Syukur.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tafsir Sufistik, Levelisasi Nafsu, Tafsīr Al-Mīzan, Ṭabāṭabā’ī.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 01 Oct 2026 12:37
Last Modified: 01 Oct 2026 12:37
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36749

Actions (login required)

View Item View Item