Sejarah Transmigrasi Dan Pengaruhnya Terhadap Moderasi Beragama di Desa Pontian Mekar Kabupaten Indragiri Hulu

Harahap, Anggi Risky Namora (2026) Sejarah Transmigrasi Dan Pengaruhnya Terhadap Moderasi Beragama di Desa Pontian Mekar Kabupaten Indragiri Hulu. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
Coverr.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I..pdf - Published Version

Download (582kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV..pdf - Published Version

Download (182kB)
[img] Text (Full Teks)
BAB III (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejarah dan proses masuknya program transmigrasi di Desa Pontian Mekar, sekaligus menganalisis pengaruhnya terhadap kehidupan moderasi beragama masyarakat setempat. Batasan temporal penelitian ini dalam kurun waktu antara tahun 1991 hingga 2025. Penelitian ini secara mendalam bertujuan untuk merekonstruksi dinamika sosial-keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat transmigran sejak awal penempatan hingga saat ini, seperti timbulnya isu provokasi, kecemasan minoritas Kristen, hingga Tindakan defensif pemalsuan identitas KTP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan utama, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, serta historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa Desa Pontian Mekar berdiri pada tanggal 25 Desember 1991 melalui program transmigrasi SP-4 yang berlangsung secara bertahap melalui pola PIR, TSM, dan Trans Jaya. Para transmigran memperoleh hak atas lahan pekarangan, rumah, lahan perkebunan kelapa sawit, serta jatah hidup yang berperan besar dalam membantu adaptasi ekonomi masyarakat. Pertemuan masyarakat dengan latar belakang suku dan agama yang berbeda membentuk ruang interaksi sosial yang mendorong tumbuhnya sikap toleransi, kerja sama, dan gotong royong. Moderasi beragama di Desa Pontian Mekar berkembang secara evolutif, berawal dari kompromi pasif untuk bertahan hidup pada generasi pertama, berkembang menjadi toleransi aktif pada generasi kedua, hingga akhirnya menjadi kesadaran dan keharmonisan inklusif yang utuh pada generasi ketiga. Praktik moderasi beragama terlihat dari kebebasan menjalankan ibadah, saling menghormati perayaan hari besar keagamaan, serta keberadaan rumah ibadah Islam dan Kristen seperti masjid, GBI dan HKBP. Meskipun sempat menghadapi tantangan awal berupa dinamika sosial dan administrasi tempat ibadah, masyarakat mampu membangun kehidupan yang harmonis dan inklusif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sejarah, Transmigrasi, Moderasi Beragama, Desa Pontian Mekar, Kabupaten Indragiri Hulu.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Sejarah Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 29 Sep 2026 01:52
Last Modified: 29 Sep 2026 01:52
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35550

Actions (login required)

View Item View Item