Praktik Jual Beli Padi di Kenagarian Gurun Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota Ditinjau dari Etika Bisnis Islam

Fadila, Fadila (2026) Praktik Jual Beli Padi di Kenagarian Gurun Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota Ditinjau dari Etika Bisnis Islam. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (BAB I)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (396kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (290kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V- Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (366kB)
[img] Text (FULL TEXT)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penulis skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan sistem pembayaran dalam praktik jual beli padi antara pemilik heler dengan toke padi lokal dan toke padi luar daerah. Tujuan penelitian ini adalah pertama mendeskripsikan praktik jual beli padi di Kenagarian Gurun, kedua, mendeskripsikan sistem pembayaran dalam jual beli padi, dan ketiga, menganalisis praktik jual beli padi ditinjau dari etika bisnis Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari pemilik heler, toke padi lokal, toke padi luar daerah, dan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama praktik jual beli padi meliputi pemeriksaan kualitas, penimbangan, penentuan harga, kesepakatan transaksi, pembayaran, dan pencatatan. Kedua sistem pembayaran toke padi lokal umumnya dilakukan secara bertahap, sedangkan toke padi luar daerah umumnya dibayar secara penuh. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan modal, hubungan kerja sama, jarak daerah asal toke, pengalaman transaksi, kepercayaan, dan kesepakatan para pihak. Ketiga Ditinjau dari etika bisnis Islam, praktik jual beli padi belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam. Prinsip tauhid tidak dilanggar, prinsip keadilan dan tanggung jawab dilanggar pada tahap pembayaran, kehendak bebas diterapkan pada awal transaksi tetapi dilanggar pada transaksi tertentu setelah pembayaran ditunda, sedangkan kejujuran dan transparansi belum diterapkan secara menyeluruh. Prinsip kemaslahatan telah memberikan manfaat bagi para pihak, tetapi belum terlaksana secara optimal karena keterlambatan pembayaran dapat menghambat perputaran modal toke padi lokal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sistem Pembayaran, Kesepakatan, Heler
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 29 Sep 2026 01:34
Last Modified: 29 Sep 2026 01:34
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35488

Actions (login required)

View Item View Item