Ramadani, Andini Fitrati (2026) Praktik Ta’aruf Online Di Kota Padang Berbasis Media Sosial Instagram Dalam Perspektif Fikih Munakahat. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
ANDINI FITRATI RAMADANI_2213010172_Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (697kB) |
|
|
Text (BAB I)
ANDINI FITRATI RAMADANI_2213010172_BAB I.pdf - Published Version Download (632kB) |
|
|
Text (BAB III)
ANDINI FITRATI RAMADANI_2213010172_BAB III.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
ANDINI FITRATI RAMADANI_2213010172_BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (308kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ANDINI FITRATI RAMADANI_2213010172_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran perilaku masyarakat Kota Padang yang mulai memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana pencarian pasangan (ta'aruf online). Fenomena ini memunculkan kesenjangan antara pakem normatif ta’aruf konvensional dan praktik interaksi virtual, sehingga menciptakan ketidakpastian hukum dalam koridor Fikih Munakahat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik ta’aruf online berbasis Instagram di Kota Padang, faktor pendorong masyarakat dalam menggunakannya, serta tinjauan Fikih Munakahat terhadap praktik tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur bersama pengelola (admin) akun Instagram @taarufpadang dan peserta ta’aruf, didukung dokumentasi berupa transkrip percakapan dan tangkapan layar. Data sekunder bersumber dari literatur fikih munakahat, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, syarat pendaftaran yang ditetapkan pengelola merupakan bentuk kelayakan (ahliyyah) administratif dan bukan kriteria kesepadanan (kafa'ah). Meskipun izin wali menjadi prasyarat awal, masih terdapat celah berupa proses verifikasi yang belum jelas, asimetri aturan batas usia khusus perempuan, dan biaya pendaftaran yang bersifat administratif murni. Kedua, alur ta’aruf meliputi pendaftaran, publikasi biodata, pencocokan (matching), pembentukan grup WhatsApp termediasi, hingga nadzhor tatap muka telah sejalan dengan tahapan perkenalan terbimbing dalam Fikih Munakahat. Admin hanya bertindak sebagai fasilitator teknis, bukan wali syar'i. Ketiga, fungsi platform digital dibatasi penggunaannya; Instagram untuk publikasi publik dan WhatsApp untuk komunikasi termediasi, sementara nadzhor tetap dilakukan secara langsung. Secara keseluruhan praktik ini sesuai dengan prinsip Fikih Munakahat, namun masih menyisakan catatan kritis terkait belum adanya jaminan kontrol privasi atas biodata peserta yang dipublikasikan secara terbuka dan kejelasan batas kewenangan admin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ta’aruf Online, Instagram, Fikih Munakahat, Kota Padang. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:38 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35322 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
