Khairu Al Hadi, Muhammad Fadhil (2026) Disharmoni Keluarga dan Konsekuensinya terhadap Penyimpangan Seksual Anak dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam di Kota Padang. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
Full text not available from this repository.Abstract
Skripsi ini berjudul “Disharmoni Keluarga Dan Konsekuensinya Terhadap Penyimpangan Seksual Anak dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam di Kota Padang” disusun oleh Muhammad Fadhil Khairu Al Hadi NIM 2113010003 Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak disharmoni keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual yang terjadi pada anak akibat ketidakharmonisan keluarga di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk disharmoni keluarga di Kota Padang, faktor penyebab penyimpangan seksual pada anak, konsekuensi sosial dan psikologis yang ditimbulkannya, serta tinjauannya dari perspektif hukum keluarga Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer dari orang tua dan remaja, yaitu 10 anak yang masih tinggal bersama orang tua, anggota keluarga dan orang terdekat pelaku yang berasal dari keluarga tidak harmonis, sedangkan data sekunder berasal dari kajian teori, jurnal, dokumen kepustakaan, karya ilmiah yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disharmoni keluarga di Kota Padang baik dalam bentuk konflik terbuka maupun keterasingan emosional memicu hilangnya fungsi rumah sebagai tempat perlindungan bagi anak. Berdasarkan Teori Sistem Ekologi Bronfenbrenner, perilaku seksual menyimpang pada anak (seperti paparan pornografi, perilaku imitasi, hingga risiko pelecehan) terjadi akibat akumulasi masalah multidimensi: lemahnya pengawasan orang tua (mikrosistem), pengaruh sebaya dan internet (mesosistem), kesibukan kerja serta minimnya literasi digital (eksosistem), dan anggapan budaya yang masih menganggap edukasi seksual sebagai hal tabu (makrosistem). Akibatnya, anak kehilangan ruang aman di rumah dan mencari validasi di luar melalui perilaku seksual yang menyimpang.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
