Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Jual Beli Emas Digital Pada Aplikasi DANA di Kalangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Akbar, Muhammad Risky (2026) Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Jual Beli Emas Digital Pada Aplikasi DANA di Kalangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar isi)
Cover (2).pdf - Published Version

Download (850kB)
[img] Text (Bab I)
BAB I (2).pdf - Published Version

Download (719kB)
[img] Text (Bab III)
BAB III (2).pdf - Published Version

Download (483kB)
[img] Text (Bab V- Daftar Isi)
BAB V (2).pdf - Published Version

Download (476kB)
[img] Text
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemudahan transaksi jual beli emas melalui fitur DANA eMas yang menimbulkan persoalan mengenai pelaksanaan transaksi, kepemilikan, penyerahan emas, dan kesesuaiannya dengan fikih muamalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan transaksi jual beli emas digital, kepemilikan dan penyerahan emas, serta tinjauan fikih muamalah terhadap praktik jual beli emas digital pada aplikasi DANA. Penelitian menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap 20 mahasiswa pengguna DANA eMas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi dilakukan secara online menggunakan saldo DANA dan emas yang dibeli tercatat sebagai saldo digital dalam akun pengguna, sedangkan emas fisiknya disimpan oleh mitra DANA dan dapat dicetak sesuai ketentuan. Kepemilikan emas oleh pengguna ditunjukkan melalui saldo digital, namun sebagian besar pengguna belum menerima emas secara fisik dan belum memahami secara menyeluruh mengenai akad dan qabd. Ditinjau dari fikih muamalah, jual beli emas digital pada aplikasi DANA dinyatakan tidak sah, hal ini disebabkan keberadaan emas fisik yang menjadi objek transaksi tidak dapat dipastikan dengan jelas oleh pengguna. Emas yang dibeli hanya tercatat dalam bentuk saldo digital, sementara kepemilikan dan penyerahannya belum dapat dipastikan secara nyata. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakjelasan terhadap objek dan proses penyerahan (qabd), sehingga mengandung unsur gharar dan tidak memenuhi ketentuan jual beli emas dalam fikih muamalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: jual beli, DANA, Emas, Fikih Muamalah
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 27 Sep 2026 14:05
Last Modified: 27 Sep 2026 14:05
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34985

Actions (login required)

View Item View Item